Penjelasan Surah Al Baqarah Ayat 173 tentang Makanan Haram

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 614 2592240 penjelasan-surah-al-baqarah-ayat-173-tentang-makanan-haram-JtojrBlM0t.jpg Ilustrasi kandungan Surat Al Baqarah Ayat 173. (Foto: Shutterstock)

SURAT Al Baqarah Ayat 173 termasuk salah satu yang menjelaskan tentang makanan haram. Perlu diketahui, Al Baqarah merupakan surat kedua dalam kitab suci Alquran yang memuat seribu perintah.

Surat Al Baqarah memiliki ayat terpanjang di Alquran yakni 286. Dalam Surat Al Baqarah terdapat beberapa ayat yang membahas tentang makanan halal dan haram.

Lantas, bagaimana dengan isi kandungan pada ayat 173 Surat Al Baqarah? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ ٱلْمَيْتَةَ وَٱلدَّمَ وَلَحْمَ ٱلْخِنزِيرِ وَمَآ أُهِلَّ بِهِۦ لِغَيْرِ ٱللَّهِ ۖ فَمَنِ ٱضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلَا عَادٍ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Arab-Latin:

Innamā ḥarrama 'alaikumul-maitata wad-dama wa laḥmal-khinzīri wa mā uhilla bihī ligairillāh, fa maniḍṭurra gaira bāgiw wa lā 'ādin fa lā iṡma 'alaīh, innallāha gafụrur raḥīm

Artinya:

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Pada ayat ini membahas tentang perintah Allah yang hanya mengharamkan atasmu beberapa hal. “Pertama, bangkai, yaitu binatang yang mati tidak dengan disembelih secara sah menurut ketentuan agama; kedua, darah yang aslinya mengalir, bukan limpa dan hati yang aslinya memang beku; ketiga, daging babi dan bagian tubuh babi lainnya seperti tulang, lemak, dan lainnya serta produk turunannya; dan, keempat, daging hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah, yaitu hewan persembahan untuk patung dan roh halus yang dianggap oleh orang musyrik dapat memberikan perlindungan dan keselamatan,” keterangan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang dikutip dari https://quran.kemenag.go.id/.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dalam tafsir tersebut menjelaskan pula barang siapa terpaksa memakannya karena terpaksa bila tidak memakannya diduga menyebabkan kematian akibat kelaparan, maka tidak ada dosa baginya memakan makanan yang diharamkan itu.

“Sungguh, Allah maha pengampun terhadap dosa yang dilakukan oleh hamba-Nya, apalagi dosa yang tidak disengaja. Allah maha penyayang kepada seluruh hamba-Nya, sehingga dalam keadaan darurat dia membolehkan memakan makanan yang diharamkan agar hamba-Nya tidak mati kelaparan. Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu kitab petunjuk yang diturunkan kepada rasul-Nya, dan menjualnya dengan harga murah, yaitu menukarnya dengan kepentingan duniawi, harta, dan kedudukan yang sifatnya sementara, maka atas perbuatan tersebut mereka hanya menelan api neraka ke dalam perutnya,” jelas tafsir tersebut.

Demikianlah isi kandungan Surat Al Baqarah Ayat 173 dalam Alquran. Semoga bermanfaat. Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini