Makna Surat Al Baqarah Ayat 256 tentang Tidak Ada Paksaan Memeluk Islam

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 10 Mei 2022 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 614 2591444 makna-surat-al-baqarah-ayat-256-tentang-tidak-ada-paksaan-memeluk-islam-MWYk5RMSMJ.jpg Ilustrasi makna Surat Al Baqarah Ayat 256. (Foto: Shutterstock)

SURAT Al Baqarah Ayat 256 termasuk salah satu ayat yang menjelaskan tentang tidak ada paksaan memeluk agama Islam. Al Baqarah merupakan surat kedua dalam kitab suci Alquran yang setiap ayatnya menyerukan seribu kabar, seribu perintah, dan seribu larangan.

Surat Al Baqarah tergolong golongan Madaniyah dalam Alquran. Al Baqarah sendiri dinamai juga surat Alif Lam Mim karena ayat pertamanya berisi tiga huruf arab yakni Alif, Lam, dan Mim.

Lantas, bagaimana dengan isi kandungan pada ayat 256 Surat Al Baqarah? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

لَآ إِكْرَاهَ فِى ٱلدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ ٱلرُّشْدُ مِنَ ٱلْغَىِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِٱلطَّٰغُوتِ وَيُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱسْتَمْسَكَ بِٱلْعُرْوَةِ ٱلْوُثْقَىٰ لَا ٱنفِصَامَ لَهَا ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Arab-Latin:

Lā ikrāha fid-dīn, qat tabayyanar-rusydu minal-gayy, fa may yakfur biṭ-ṭāgụti wa yu`mim billāhi fa qadistamsaka bil-'urwatil-wuṡqā lanfiṣāma lahā, wallāhu samī'un 'alīm

Artinya:

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Dalam ayat ini mengandung makna bahwa meski memiliki kekuasaan yang sangat luas, Allah SWT tidak memaksa seseorang untuk mengikuti ajaran-Nya. Tidak ada paksaan terhadap seseorang dalam menganut agama Islam.

“Mengapa harus ada paksaan, padahal sesungguhnya telah jelas perbedaan antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Oleh karena itu, janganlah kamu menggunakan paksaan apalagi kekerasan dalam berdakwah. Ajaklah manusia ke jalan Allah dengan cara yang terbaik. Barang siapa ingkar kepada thaghut, yaitu setan dan apa saja yang dipertuhankan selain Allah, dan beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang teguh pada ajaran agama yang benar sehingga tidak akan terjerumus dalam kesesatan, sama halnya dengan orang yang berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus sehingga dia tidak akan terjatuh,” kutipan tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Agama yang benar ibarat tali yang kuat, sambung tafsir Kemenag RI, dan terjulur menuju Allah, dan di situ terdapat sebab-sebab yang menyelamatkan manusia dari murka-Nya. Allah maha mendengar segala yang diucapkan oleh hamba-Nya, maha mengetahui segala niat dan perbuatan mereka, sehingga semua itu akan mendapat balasannya di hari kiamat.

Mereka yang berpegang teguh pada tali yang kukuh tidak akan sendiri karena Allah selalu menemani dan melindungi-Nya. Allah adalah pelindung orang yang beriman. Dia memelihara, mengangkat derajat, dan menolong mereka.

Adapun salah satu bentuk pertolongan-Nya adalah dia selalu terus menerus mengeluarkan dan menyelamatkan mereka dari kegelapan kekufuran, kemunafikan, keraguan, dorongan mengikuti setan, dan hawa nafsu, kepada cahaya keimanan dan kebenaran.

Cahaya iman apabila telah meresap ke dalam kalbu seseorang akan menerangi jalannya, dan dengannya ia akan mampu menangkal kegelapan dan menjangkau sekian banyak hakikat dalam kehidupan. Namun sebaliknya, orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, baik dari kalangan jin maupun manusia, yang mengeluarkan mereka dari cahaya hidayah kepada kegelapan kesesatan. “Mereka adalah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya, dan itu adalah tempat yang palik buruk,” pungkas tafsir kemenag RI.

Demikianlah isi kandungan dari Surat Al Baqarah Ayat 256 tentang tidak ada paksaan memeluk agama Islam. Semoga bermanfaat. Aamiin Allahumma aamiin.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini