Amalan Malam Nuzulul Quran Sesuai Sunah

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 01:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 08 330 2590774 amalan-malam-nuzulul-quran-sesuai-sunah-V02lj8cwLX.jpg Ilustrasi amalan malam Nuzulul Quran sesuai sunah. (Foto: Daarul Quran)

NUZULUL Quran adalah salah satu hari besar dalam agama Islam. Ini memperingati peristiwa turunnya al-Qur’an kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam untuk pertama kalinya.

Ketika itu, Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yang sedang menyendiri di Gua Hira. Dengan membawa wahyu pertama yang disepakati sebagian besar ulama sebagai surah QS. Al-‘Alaq/96, Jibril menemui Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam seraya berkata: “Bacalah!”

Kini, momen tersebut menjadi momen yang sangat bersejarah dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam tidak ketinggalan memperingati kejadian tersebut.

Di Indonesia, peringatan Nuzulul Qur’an dilakukan pada setiap tanggal 17 Ramadan. Hal ini dilandaskan pada satu ayat al-Qur’an yakni QS. Al-Anfal/ 8: 41. Allah swt berfirman:

Artinya: “Dan ketahuilah, sesungguhnya segala yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil, (demikian) jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqan, yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Ilustrasi amalan malam Nuzulul Quran sesuai sunah. (Foto: Daarul Quran)

Yang jadi perhatian dalam ayat tersebut adalah redaksi “Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqan, yaitu pada hari bertemunya dua pasukan”.

Menurut para ulama, al-Qur’an diturunkan pada saat pertemuan dua pasukan. Pertemuan yang dimaksud adalah pertemuan pasukan muslim dan pasukan musyrik pada peristiwa Perang Badar.

Amalan Malam Nuzulul Quran Sesuai Sunah

Pada malam Nuzulul Qur’an seyogyanya diisi dengan berbagai kegiatan positif oleh umat Islam. Ini agar semangat kebaikan yang terdapat dalam malam Nuzulul Qur’an tidak kehilangan ruhnya.

Meski begitu, ada beberapa amalan yang bisa dijalankan oleh setiap umat Islam pada malam Nuzulul Qur’an. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:

1. Meningkatkan interaksi dengan al-Qur’an

Interaksi dengan al-Qur’an bisa dengan cara yang beragam. Kita bisa membaca, menghafal, atau mentadaburi al-Qur’an. Padad malam Nuzulul Qur’an, ibadah ini sebaiknya ditingkatkan.

Ini relevan jika mengingat kitab suci umat Islam tersebut diturunkan pada bulan Ramadan. Mengenai bulan turunnya al-Qur’an, Allah swt berfirman:

Artinya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil) … ”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

2. Beriktikaf di masjid

Sebagaimana disingguh di awal tulisan ini, Nabi Muhammad saw sedang menyendiri di Gua Hira beberapa saat sebelum wahyu pertama turun. Hal ini Nabi saw lakukan dalam rangka mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Sama halnya dengan beriktikaf di masjid. Ibadah yang satu ini bertujuan untuk membuat umat Islam lebih dekat dengan kehadirat Sang Maha Esa, Allah swt. Rasulullah saw pun senantiasa beriktikaf ketika bulan Ramadan, apalagi di 10 hari terakhir. Nabi saw bersabda:

Artinya: “Dari Ibnu Umar (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw. selalu beri‘tikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadan.”

3. Qiyamul lail

Qiyamul lail atau salat malam amat identik dengan bulan Ramadan. Pasalnya, banyak umat Islam yang melaksanakan ibadah yang satu ini. Dalam hal ini, Nabi saw bersabda:

Artinya: “Dari Abu Hurairah (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw. menganjurkan (salat) qiyami Ramadhan kepada mereka (para sahabat), tanpa perintah wajib. Beliau bersabda: Barangsiapa mengerjakan (salat) qiyami Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].

Demikian beberapa amalan malam Nuzulul Qur’an. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak sejumlah amalan pada bulan Ramadan. Hal ini, jika bisa, ditingkatkan pada 10 hari terakhir bulan Ramadan.

Wallahu a’lam.

Oleh: KH Ahmad Kosasih M.Ag.

Pimpinan Dewan Syariah Daarul Qur’an

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini