Ramadan, Arab Saudi Akan Kurangi Jam Pembatasan Pergerakan-Nya

 Ramadan, Arab Saudi Akan Kurangi Jam Pembatasan Pergerakan-Nya

HIDAYATUNA.COM – Pada hari Selasa, kantor berita milik negara, SPA, melaporkan bahwa selama bulan suci Ramadan, Arab Saudi berencana akan mengurangi jam pembatasan pergerakan-Nya (curfew) yang telah diberlakukan di beberapa kota, yang diketahui sebagai upaya untuk memerangi virus corona di negara tersebut.

Keputusan ini dimaksudkan agar memungkinkan orang-orang di negara itu untuk memiliki lebih banyak waktu dalam berbelanja kebutuhan-kebutuhan penting, yang pastinya masih dalam batas-batas lingkungan atau wilayah tempat tinggal mereka.

Pada saat ini, warga Arab Saudi yang tinggal di daerah-daerah dimana jam pembatasan pergerakan selama 24 jam telah diberlakukan, hanya dapat diperbolehkan keluar ke supermarket ataupun ke tempat layanan kesehatan di jam 6 pagi sampai 3 sore saja.

SPA mengatakan bahwa selama bulan Ramadan nanti, jam-jam itu akan berubah menjadi dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore.

Hingga saat ini, Arab Saudi diketahui telah mencatat 11.631 kasus, dan juga 109 kematian akibat COVID-19, yang telah dikonfirmasi.

Seperti yang diketahui, Arab Saudi telah mengambil beberapa langkah untuk menahan penyebaran pandemi COVID-19 yang sedang melanda seluruh dunia dengan lebih dari 2,56 juta kasus dan 177.789 kematian yang telah dikonfirmasi.

Kerajaan itu telah menghentikan seluruh penerbangan internasional, menghentikan prosesi ziarah Umrah, dan menutup sebagian besar tempat-tempat umumnya. Negara-negara Teluk lainnya juga sudah mengambil tindakan pencegahan yang serupa.

Pada hari Senin kemarin, Menteri Kesehatan Arab Saudi, Dr Tawfiq al-Rabiah, telah mendesak seluruh warga dan penduduknya untuk patuh menerapkan social distancing sebelum dimulainya bulan Ramadan.

“Kita telah terbiasa aktif berpartisipasi dalam pertemuan sosial dan mengunjungi keluarga-keluarga selama bulan Ramadan, tetapi tahun ini akan berbeda,” kata Rabiah.

“Kita harus mematuhi langkah-langkah pencegahan dan juga mempraktikkan social distancing untuk mengendalikan (penyebaran) virus ini,” tambahnya. (Middleeasteye.net)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply