Sudan Meminta AS Menghapusnya dari Daftar Pendukung Teroris

 Sudan Meminta AS Menghapusnya dari Daftar Pendukung Teroris

HIDAYATUNA.COM – Duta Besar Sudan untuk Washington Amira Agaraib meminta Amerika Serikat (AS) untuk menghapus negara bagian Khartoum yang juga merupakan ibukota negara tersebut dari daftar negara pendukung teroris.

Dilansir dari Middle East Monitor pertemuan yang dihadiri para pejabat Sudan dan Perwakilan Menteri Luar Negeri AS untuk Duta Besar Urusan Afrika Tibor Nagy dan Utusan Khusus AS untuk Sudan Donald Booth tersebut dilaksanakan di Washington.

Dikutip hidayatuna.com pada Jumat (3/4/20), kantor berita resmi Sudan melaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut para pejabat juga membahas hubungan timbal balik antar negara dan cara memperkuat kerja sama tersebut serta pentingnya mencabut daftar Sudan sebagai negara pendukung terorisme agar dapat berhubungan dengan badan keuangan internasional.

Sebelumnya pada 8 Maret lalu, Departemen Keuangan AS terlah berujar akan mencabut Sudan dari daftar hitam negara yang mensponsori terorisme, namun pihak mereka mengatakan hal tersebut tinggal menunggu, ‘hanya masalah waktu’.

AS menambahkan Sudan ke dalam negara pendukung terorisme sejak tahun 1993 saat masa pemerintahan Presiden Omar Al Bashir dituduh mendukung kelompok-kelompok teroris.

Washington memulai proses formal untuk menghapus Sudan dari daftar tersebut pada Januari 2017, namun harus tertunda karena terjadi protes dari masyarakat Sudan.

Pihak pemerintah Sudan berharap dapat dihapus dari daftar hitam agar memenuhi syarat unuk mengakses transaksi utang dan keuangan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia. (AS/Hidayatuna.com)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply