Standarisasi Waktu Imsak Menurut Hadist

 Standarisasi Waktu Imsak Menurut Hadist

‏Dalam jadwal kalender, dicantumkan waktu Imsak yang berarti pada waktu tersebut seseorang diharuskan menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa. Akan tetapi banyak dibeberapa daerah yang masing menggunakan waktu Tarhim sebagai penanda waktu imsak. Lalu kapankah Standarisasi waktu imsak menurut syara‘?

Standar masuknya waktu imsak menurut para ulama adalah 15 menit sebelum fajar shodiq, atau kira – kira waktu yang cukup untuk digunakan membaca 50 ayat Al-Quran. Hal ini dijelaskan dalam kitab Fiqhul Ibadah as Syafi’i karya Syekh Abu Bakar bin Salim Ba’ ‘Alawi Al-Husaini :

فقه العبادات شافعي الجزء 1 : وَيَحَصُلُ السَحَوَرُ بِقَلِيل ألأكل والشُّرْبِ وَيَدْخُلُ َوقْتُهُ مِنْ نِصف اللَّيْلِ وَالأكُلُ قََبْلَهُ لَيْسَ بِسَحُوْرِ فَلاً تَحصُلُ بِهِ السُنّهُ وَيُسَنُّ تَأخِيْرُهُ وَتَقْرِيْبُهُ مِنَ الْفَجْرِ مَا يَسَعُ قِرَاَةَ خََمْسِنَ آيَةً لِمَا رَوَى زَيْدُ بْنِ ثاَبِتْ رضي عنه اللهُ عَنْهُ قَالَ تَسَحَّرنَا مَعَ النّبيّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلاةِ قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَ الأَذاَنِ وَالسَّحُورِ قَالَ قَدَرُ خَمسِينَ آيَةً

“Makan sahur bisa dengan makan dan minum yang sedikit. sedang waktu makan sahur itu dimulai dari separuh malam, jadi makan sebelum waktu tersebut tidaklah dinamakan sebagai sahur dan belum bisa menghasilkan / mendapatkan kesunahan bersahur. Dan disunnahkan mengakhirkan makan sahur sampai waktu menjelang fajar, yang sekira ada waktu yang muat digunakan membaca membaca 50 ayat dari Al-Qur’an.”

“Karena berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Zaid bin Tsabit, “Kami pernah makan sahur bersama Nabi SAW, kemudian beliau menjalankan shalat. Lalu kami berianya, berapa kira – kira jarak waktu antara adzan (Subuh) dan sahur ? beliau menjawab kira-kira waktu yang muat digunakan untuk membaca 50 ayat dari Al-Qur’an.

مكتبة دار العلوم الإسلامية * سُنَنُ الصَّومِ رَمَضَانَ – إلى أنّ قَالَ – تَأخيرُ السَحَوَر بِحَيثُ لا يَفْحُشُ التَأخِيرُ . وَيُمَسِكُ نَدْبًا عَنِ ألأكل فَبَلَ الْفَجْر بِنَحْو خَمسِيْنَ آيَةً ( رُبُعَ سَاعَةٍ

“Kesunahan – kesunahan puasa ramadhan, sunah mengakhirkan makan sahur sekira tidak terlalu akhir, dan disunnahkan menahan (meninggalkan) diri dari makan / minum sebelum munculnya fajar shodiq , dengan kira-kira waktu yang muat digunakan untuk membaca 50 ayat dari Al-Qur’an, atau (15 menit).”

Redaksi

Terkait

Leave a Reply