Soal Isra Mi’raj, Anwar Abbas: Umat Muslim Harus Kreatif

 Soal Isra Mi’raj, Anwar Abbas: Umat Muslim Harus Kreatif


HIDAYATUNA.COM – Sekretaris Jenderal MUI KH Anwar Abbas mengatakan, umat Islam diharapkan kreatif, sehingga kebutuhan dan keinginan dari masyarakat yang tidak dapat meramaikan peringatan Isra Mi’raj di masjid atau di mushola tetap dapat memperoleh siraman rohani dari ustadz dan guru serta ulama yang mereka inginkan.

“Cuma cara dan model acaranya yang lain dan yang berbeda dari yang biasa. Yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang ada,” kata Anwar Abbas, Ahad (22/3/2020).

Hal tersebut seiring dengan intensitas wabah Corona yang semakin meningkat. Ia mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi harus dilakukan oleh umat muslim.

Apalagi hampir setiap orang sekarang ini sudah punya smart phone yang dapat mendukung ceramah melalui saluran teknologi. Sehingga bentuk penyelenggaraannya tidak lagi dengan mendatangi tempat acara tapi melalui sarana teknologi yang ada.

“Namun jamaah tetap bisa mendapatkan siraman rohani dari penceramah di rumah dan atau di tempat tinggal mereka tanpa hadir di mesjid atau di tempat acara seperti biasa,” ujarnya.

KH Anwar mengatakan, kita semua harus tahu dan sadar bahwa tahun ini ada imbauan menunda atau tidak menyelenggarakan Isra Miraj, bukan karena ada masalah, akan tapi karena adanya situasi yang tidak mendukung Isra Miraj diselenggarakan. Karena kemungkin jika diselenggarakan mudharatnya akan jauh lebih besar dari manfaatnya.

“Karena hal ini jelas berpotensi besar bagi membiak dan menularnya virus corona yang sangat berbahaya,” jelasnya.

Menurut KH Anwar Abbas jika Isra Mi’raj diselenggarakan, tentunya akan banyak orang berkumpul di tempat acara tersebut, sehingga kemungkinan merebaknya virus corona yang kita takuti itu akan semakin tinggi. Dan itu jelas akan sangat berbahaya dan akan membawa kemudaratan kepada kehidupan kita.

“Oleh karena itu dengan tidak kita selenggarakan acara tersebut tahun ini manfaat dan maslahatnya tentu akan jauh lebih besar,” katanya.

Menurut KH Anwar, jika semua pihak taat terhadap seruan ulama dan umara maka penyebaran virus corona dapat ditekan secara siginfikan. Dengan demikian sedikit sekali orang yang akan terinfeksi bahkan meninggal karena virus corona.

“Dengan itu semua kita mengharapkan dapat memutus mata rantai penularannya,” tandasnya.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply