Shelina Janmohamed, Pencetus Generasi Muda Muslim Pengubah Dunia

 Shelina Janmohamed,  Pencetus Generasi Muda Muslim Pengubah Dunia

HIDAYATUNA.COM – Shelina Zahra Janmohamed adalah seorang penulis novel terkenal asal Inggris yang menaruh minatnya pada Islam. Ia termasuk dalam 50 muslim paling berpengaruh di dunia saat ini. Saat ini ia menjabar sebagai Wakil Presiden Ogilvy Noor, konsultan pencitraan Islam secara global pertama di dunia yang berpengalaman membangun merek dengan audiens muslim.

Selain kesibukannya sebagai penulis novel, ia juga sering menulis untuk sejumlah surat kabar dan majalah inggris. Love in a Headscraf  adalah salah satu buku paling laris miliknya yang berupa memoar kisah hidupnya sebagai wanita muslim Inggris.

Shelina Zahra lahir dan dibesarkan di London Utara oleh orang tua imigran, ia menghadiri Sekolah Perempuan Haberdhaser’s Aske’s di Elstree. Ia adalah satu-satunya perempuan muslim di sekolahnya, itu sebabnya ia sering menyembunyikan identitasnya sebagai muslim. Kepada teman-temannya di sekolah ia menyembunyikan tangannya yang berhias hena dan juga menyembunyikan tentang dirinya yang memakan kari.     

Namun semakin ia beranjak dewasa, ia tak ingin menyembunyikan identitasnya lagi. Ia pun mulai mengenakan hijab saat ia kuliah di New College, Oxford. Seusai menyelesaikan program sarjananya, ia mulai mengikuti latihan bersertifikasi dalam bidang pemasaran dan kemudian ia menghabiskan satu tahun untuk bekerja di Bahrain.

Pengalamannya selama bekerja di Bahrain membuka matanya pada pengalaman global menjadi muslim. Ia kemudian kembali ke Inggris tepat sebelum bom London pada 2005 dan mulai menulis blog tentang bagaimana menjadi perempuan muslim di Inggris. Tentang seseorang yang menapaki garis turun temurun  yang berbeda dan merasa nyaman dengan yang dimilikinya, hanya saja ia tak didengar.

Generation M

Nama Shelina Zahra mulai dikenal saat ia merilis buku Love in a Headscraf  pada tahun 2009. Kemudian pada tahun 2016, ia kembali menulis sebuah buku berjudul Geneation M : Young Muslim Changing the World. Dalam bukunya tersebut, Shelina menyebut generasi muda Muslim masa kini adalah bagian dari populasi yang paling cepat berkembang.

“Generasi muda masa kini merasa bangga pada agamanya, antusias, dinamis, memiliki ketertarikan, kreatif, dan memiliki komitmen serta selalu menginginkan hasil yang terbaik,” tulis Shelina dalam buku terbitannya tersebut.

Peningkatan jumlah populasi Muslim berkaitan erat dengan peranannya yang semakin penting dalam perekonomian dunia. Wakil Presiden konsultan branding Muslim Ogilvy Noor, Shelina Janmohamed mengamati peningkatan tren konsumerisme global yang berfokus pada generasi Muslim itu. Sebagai salah satu penggerak ekonomi terkuat di abad ke-21, gaya hidup Muslim menjangkau ke segala kategori dari makanan hingga ke layanan kesehatan.

Hal ini telah menghasilkan ekonomi berbasis Islam yang menggairahkan. Dalam penelusurannya, Janmohamed juga menemukan ada karakter unik dari masyarakat Muslim muda masa kini, yang ia sebut sebagai Generasi M. Menurut Shelina, keberadaan Young Muslim Generation saat ini memberikan pengaruh besar, sehingga mereka bisa menggerakkan perubahan sosial.

Citra seorang perempuan muslim yang digambarkan dengan dikungkung dan terbelakang kini berubah dengan perempuan modern yang modis dan melek teknologi. Ia menambahkan bahwa generasi muda muslim adalah mereka yang lahir dalam kurun waktu 30 tahun terkahir. Berbeda dengan generasi muda agama lain yang cenderung berpaling dari agamanya saat muda, generasi muda muslim justru kian mendekatkan diri pada agamanya.

“Dalam hal kesadaran agama, mereka menunjukkan pengetahuan yang baik, sementara gaya hidup mereka tidak berbeda dengan orang umum kebanyakan.” ucap Shalina

Karier

Shelina telah menulis artikel untuk The Times, The Guardian, National, The Muslim News, dan majalah Emel, dengan fokus pada peristiwa terkini terkait umat Islam. Ia memiliki minat khusus terhadap wanita Muslim dan Islam di Barat. Bagi seorang komentator yang berpengaruh bagi Muslim Inggris, ia adalah seorang kolumnis untuk majalah Emel dan kontributor tetap untuk The Guardian dan BBC. Blognya, Spirit21 telah memenangkan pengharagaan, termasuk Penghargaan Brass Crescent untuk Blog Terbaik.

Tinggal di London, Shelina telah tampil di publik  melalui berbagai jaringan televisi inggris. Ketika ia sedang mengandung anak pertamanya dalam usia kandungan 8 bulan, ia membantu peluncuran Ogilvy Noor, divisi periklanan dan agensi pemasaran Ogilvy  & Mather yang  membantu menghubungkan merek-merek dengan konsumen warga Muslim.

Kiprahnya tak hanya disitu, Shelina bersama Badan Luar Negeri Persemakmuran Inggris telah melakukan perjalanan ke Dhafur, Mesir, Arab Saudi, Indonesia, Qatar dan Turki dalam rangka mengadakan dialog  dan membangun hubungan dengan Muslim di Inggris. Ia adalah seorang penggagas dan penyelenggara acara sosial dan budaya bagi pemuda Inggris, sebagai bagian dari menciptakan budaya dan identitas baru Muslim Inggris. Dan setiap tahunnya, Shelina berperan aktif dalam “Idul Fitri di Alun-alun” yang ber[usat di Thafalgar Square.

Shelina disebut oleh The Times dan Komisi Kesetaraan dan Hak Asasi Manusia Britania Raya sebagai salah satu dari 100 perempuan Muslim Britania Raya paling berpengaruh. Baru-baru ini, ia dinobatkan sebagai salah satu dari 500 tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia. Institute of Practitioners in Advertising menempatkannya sebagai salah seorang “tokoh periklanan wanita Inggris masa depan”.   

Source :

  1. https://www.liputan6.com/bisnis/read/3122537/shelina-janmohamed-pencetus-generasi-muda-muslim-pengubah-dunia
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Shelina_Zahra_Janmohamed
  3. https://republika.co.id/berita/ogqjqc387/noor-shelina-janmohamed-wakil-presiden-ogilvy-pemuda-muslim-indonesia-jantung-generasi-m

Redaksi

Terkait

Leave a Reply