Sekjen PBB: Selain Ukraina-Rusia, Konflik Yaman Juga Butuh Perhatian

 Sekjen PBB: Selain Ukraina-Rusia, Konflik Yaman Juga Butuh Perhatian

Sekjen PBB (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, New York – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres mengatakan saat ini semua perhatian tertuju pada perang Ukraina-Rusia. Padahal ada juga yang butuhkan perhatian serius yakni rakyat Yaman.

Setidaknya 10.000 anak telah tewas dalam perang hampir delapan tahun Yaman dan kini negara itu sedang mengalami krisis pangan.

“Yaman mungkin telah surut dari berita utama, tetapi penderitaan manusia belum surut. Selama tujuh tahun dan terus bertambah, orang-orang Yaman telah menghadapi kematian. Kehancuran, perpindahan, kelaparan, teror, perpecahan dan kemelaratan dalam skala besar,” kata Guterres dilansir dari Anadolu Agency, Kamis (17/03/2022).

Jutaan orang, lanjut dia menghadapi kelaparan ekstrim, dan Program Pangan Dunia harus memotong jatah setengah karena kekurangan dana.

“Pemotongan lebih lanjut membayangi. Ini adalah tragedi,” sambungnya.

Guterres mengeluarkan penilaian mengerikan ketika badan internasional itu meluncurkan seruan sebesar $ 4,27 miliar. Untuk mengatasi bencana kemanusiaan Yaman ketika dana internasional mengering.

Menurut PBB sekitar dua pertiga dari program PBB telah sepenuhnya ditutup atau dikurangi, di tengah kekurangan dana dan meningkatnya permusuhan. Pemotongan bantuan telah mengakibatkan jatah makanan berkurang untuk 8 juta orang dan pengurangan pasokan air bersih dan layanan berbasis gender.

“Kami siap untuk terus mendukung rakyat Yaman – tetapi kami tidak dapat melakukannya sendiri. Kami membutuhkan bantuan Anda,” kata Guterres dalam acara janji PBB.

“Sebagai masalah tanggung jawab moral, kesopanan dan kasih sayang manusia. Solidaritas internasional dan hidup dan mati, kita harus mendukung rakyat Yaman sekarang,” imbuhnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply