Santri Tani Milenial, Program Pemprov Jabar di Ponpes Dzikir Alfath

 Santri Tani Milenial, Program Pemprov Jabar di Ponpes Dzikir Alfath

Para santri tani milenial menuai sukses. Ini merupakan sebuah program Pemprov Jabar di Ponpes Dzikir Alfath

HIDAYATUNA.COM, Sukabumi – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mencanangkan program Santri Tani Milenial yang mengarahkan kaum santri untuk dapat bertani.

Komitmen Pemprov Jabar, Minggu (1/3/2020) lalu, menyerahkan bantuan sarana pertanian ke Pondok Pesantren Dzikir Alfath di Kota Sukabumi sebagai bentuk komitmen atas program untuk santri tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Pemprov Jabar juga melakukan penandatanganan MoU atau nota kesepahaman kerja sama pelatihan dan sosialisasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menjelaskan, kegiatan tersebut dapat menjadikan para santri tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Selain itu, bantuan sarana pertanian yang diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Pontren Dzikir Alfath Kota Sukabumi akan sangat bermanafaat,” kata Achmad Fahmi dilansir hidayatuna.com dari laman resmi Pemerintah Kota Sukabumi, Kamis (5/3/2020).

Lebih khusus, kata dia, dalam meningkatkan dan mengembangkan inovasi, sekaligus mendorong serta meningkatkan dan mengembangkan umat. “Saat ini yang dibutuhkan bukan hanya ijazah saja, melainkan skill dan kompetensi serta attitude atau sikap mau bekerja keras,’ ujarnya.

Oleh karena itu, kata Fahmi, segenap lapisan masyarakat termasuk para santri tidak perlu khawatir dengan masa depan, apabila telah menyiapkan diri dengan skill dan kompetensi yang terus ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Fahmi pun menyambut baik atas program Santri Tani Milenial yang dicanangkan Pemprov Jabar. Sebab, ia meyakini melalui program itu para santri dapat mandiri. “Tidak lagi sekedar menguasai bahasa arab dan membaca kitab saja, tapi memiliki kemampuan dalam teknologi,” tegasnya.

Ia pun berharap Ponpes Dzikir Alfath Kota Sukabumi dapat menjadi percontohan dalam mewujudkan dan mengembangkan Santri Tani Milenial. (AS/Hidayatuna.com)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply