Salat di Masjidil Haram Mekkah Digelar Tanpa Social Distancing

 Salat di Masjidil Haram Mekkah Digelar Tanpa Social Distancing

Takbir 5 kali dan 7 kali saat salat Id  (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Teheran – Jemaah di Masjidil Haram di Mekkah menunaikan salat Subuh tanpa social distancing pada Minggu (6/3/2022). Hal itu terjadi setelah keputusan Kementerian Dalam Negeri Saudi untuk mencabut prosedur pencegahan dan menghentikan penerapan prosedur social distancing.

Pencabutan prosedur social distancing itu khususnya yang berlaku di Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan masjid-masjid lainnya. Hal ini dilakukan tentu dengan terus berkomitmen untuk mengenakan masker.

Masjidil Haram menyediakan lingkungan yang sehat dan aman. Di mana Kepresidenan Urusan Dua Masjidil Haram membersihkan AC di dalam Masjidil Haram sembilan kali sehari.

Pihak Kepresidenan Urusan Dua Masjidil Haram juga mensterilkan udara dengan radiasi ultraviolet. Upaya ini dilakukan sebelum menyebarkannya ke masjid melalui perangkat pendingin udara khusus. Hal ini dilakukan untuk memurnikan udara 100% melalui beberapa tahap.

Tahapannya antara lain penarikan udara alami dari atap Masjidil Haram melalui suction fan. Di mana udara dipompa ke filter yang dibersihkan setiap hari sebelum udara masuk ke unit pendingin.

Ini merupakan fase pendinginan awal melalui pertukaran termal yang menggunakan air untuk pendinginan melalui pompa air yang mencapai Masjidil Haram dari daerah Al-Shamiyyah dan Ajyad. Udara dimurnikan sebelum mengakses operasi pendinginan melalui tiga filter lainnya.

Selain itu, lebih dari 4.000 karyawan terus mensterilkan Masjidil Haram, atap, halaman dan fasilitasnya serta mempersiapkan masjid untuk pengunjung dan jemaah melalui pembersihan 10 kali sehari. Dengan penggunaan mesin terbaru yang disediakan oleh kepemimpinan yang bijaksana untuk memastikan kesehatan dan keselamatan jamaah saat melakukan ritual dan doa.

 

 

Sumber: Saudi Gazette/IQNA

Redaksi

Terkait

Leave a Reply