Qatar dan Arab Saudi Bersaing Menjadi Tuan Rumah Asian Games 2030

 Qatar dan Arab Saudi Bersaing Menjadi Tuan Rumah Asian Games 2030

HIDAYATUNA.COM – Dewan Olimpiade ASIA (OCA), telah mengumumkan bahwa Qatar dan Arab Saudi akan bersaing untuk mendapatkan hak penyelenggaraan Asian Games 2030.

Dalam sebuah pernyataannya pada hari Kamis, OCA mengatakan bahwa mereka telah menerima tawaran dari Doha dan Riyadh, ibukota dari kedua negara tetangga tersebut.

“OCA merasa gembira sekali untuk menerima dua tawaran kuat untuk (hak penyelenggaraan) Asian Games kami pada 2030,” kata Sheikh Ahmad Al-Fahad al-Sabah, presiden dari badan olahraga itu.

“Ini menunjukkan kepercayaan dan keyakinan pada ‘Gerakan Olimpiade’ di Asia, dan semakin meningkatkan reputasi kami untuk menjadi host acara olahraga kelas dunia dalam skala besar,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, pada hari Rabu, OCA, badan olahraga yang beranggotakan 45 negara, telah mempersilahkan masuknya tawaran-tawaran untuk event olahraga tersebut.

Nantinya, kota yang menjadi tuan rumah akan diputuskan pada pertemuan Majelis Umum OCA di kota Sanya, China, pada tanggal 29 November.

“Dengan adanya dua tawaran ini untuk Asian Games 2030, kita sekarang memiliki stabilitas dan kontinuitas dalam gerakan olahraga untuk beberapa dekade berikutnya,” kata Sheikh Ahmad.

Kota Hangzhou, China, telah dipilih untuk menjadi tuan rumah berikutnya pada tahun 2022, dengan edisi tahun 2026 dijadwalkan akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

Qatar sendiri pernah menjadi tuan rumah Olimpiade edisi ke-15 pada tahun 2006, namun untuk Arab Saudi, mereka belum pernah menyelenggarakan acara multi-olahraga dari OCA tersebut.

“Kami percaya bahwa ini adalah saatnya mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah lagi untuk menyambut seluruh Asia ke negara kami,” kata Sheikh Joaan bin Hamad Al Thani, presiden dari Komite Olimpiade Qatar.

Pada tahun 2022, Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia, acara sepak bola terbesar di dunia.

“Kami ingin menempatkan keahlian dan kemampuan kami dalam pelayanan olahraga Asia. Melalui kerjasama yang erat dengan teman-teman kami di keluarga Olimpiade Asia, kami berjanji untuk menyediakan suasana terbaik untuk para atlet, agar mereka dapat menampilkan yang terbaik dan dapat memberi semangat kepada seluruh generasi muda masa depan di benua Asia,” kata Sheikh Joaan.

Perlu diketahui, Arab Saudi bersama dengan Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir, telah memberlakukan blokade terhadap Qatar dan memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan mereka pada tanggal 5 Juni 2017.

Empat negara itu menuduh Qatar telah ‘mendukung terorisme’ dan terlalu dekat dengan rival regionalnya, Iran. Qatar telah berulang kali menyangkal tuduhan itu dengan menyebutnya sebagai tuduhan yang tidak berdasar. (Aljazeera.com)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply