PP Muhammadiyah: April Mop Bagian Dari Tradisi Pop-Global

 PP Muhammadiyah: April Mop Bagian Dari Tradisi Pop-Global

HIDAYATUNA.COM – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menghimbau kepada umat Muslim agar tidak ikut merayakan April Mop. Menurutnya tradisi semacam itu merupakan bagian dari budaya pop-global yang dapat menimbulkan masalah di masyarakat.

“April mop itu hanya tradisi yang tidak ada manfaatnya. Itu bagian dari budaya pop-global yang kadang-kadang justru menimbulkan masalah di masyarakat,” kata Mu’ti dalam keterangannya pada hari Rabu (1/4/20).

Menurut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu tradisi yang diajarkan dalam perayaan April Mop, terkesan melegalkan kebohongan. Oleh karena itu dapat berimplikasi pada kemudaratan. Terlebih situasi di tengah kepungan krisis akibat pandemi virus corona, atau yang lebih dikenal sebagai Covid-19. Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih baik untuk tetap fokus mencegah dan berusaha memutus mata rantai penyebaran virus ini.

“”Dalam seperti sekarang di mana semua orang di Indonesia sedang dalam situasi tanggap darurat wabah Covid-19, sebaiknya semua fokus mencegah penyebaran Covid-19 dan memanfaatkan setiap waktu untuk hal yang produktif, baik secara intelektual, sosial, dan spiritual,” ujarnya.

Perayaan April Fools’ Day, atau yang dikenal dengan April Mop adalah sebuah perayaan yang menurut salah satu versi sejarahnya berasal dari Perancis yang dirayakan pada tanggal 1 April. Di tanggal tersebut orang dapat melakukan kebohongan, lelucon dan tipuan kepada orang lain tanpa merasa bersalah. (AS/Hidayatuna.com)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply