Pesawat Tempur Israel Luncurkan Serangan Udara Baru di Gaza

 Pesawat Tempur Israel Luncurkan Serangan Udara Baru di Gaza

Serangan udara di atas perbatasan Gaza akibat roket Israel (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Gaza – Sistem pertahanan udara Palestina berhasil menghadang sejumlah pesawat tempur rezim Zionis yang hendak melancarkan serangan di atas Jalur Gaza. Pesawat Israel meluncur di kota Khan Yunis, selatan Jalur Gaza yang terkepung setelah serangan kekerasan di Tepi Barat selama Ramadan.

Dilansir dari kantor berita Palestina Ma’an via IQNA, jet Israel menembakkan tiga rudal ke distrik al-Qadisiyah Selasa pagi (19/04/2022). Pesawat harus pergi setelah dihadapkan oleh pertahanan anti-udara dari gerakan Hamas.

“Pertahanan udara kami menghadapi pesawat pendudukan. Dengan rudal permukaan-ke-udara tepat 01:35 pagi ini,” kata Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap bersenjata gerakan perlawanan.

Kantor berita Palestina Shehab membagikan klip video di akun Twitternya yang menunjukkan saat jet Israel menjadi sasaran.

Serangan udara hari Selasa dilakukan sebagai tanggapan atas roket Israel. Sebagaimana penuturan pihak Israel, roket tersebut ditembakkan ke wilayah pendudukan dari jalur Gaza yang terkepung.

Senin malam, militer Israel mengatakan sirene terdengar di daerah dekat pagar yang didirikan oleh rezim untuk memisahkan Gaza dari wilayah pendudukan. Militer kemudian mengklaim bahwa sistem rudal Iron Dome-nya telah mencegat proyektil yang ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel.

Perkembangan itu terjadi di tengah meningkatnya serangan kekerasan oleh pasukan dan pemukim Israel di seluruh wilayah Palestina sejak awal Ramadan. Pada hari Jumat, pasukan Israel menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa, mereka menembakkan bom suara dan peluru karet ke arah jemaah.

Menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRSC), setidaknya 152 warga Palestina yang berpuasa terluka dalam serangan itu. Sejak 22 Maret, puluhan warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki

Di mana perdana menteri Naftali Bennett telah memberikan kebebasan kepada pasukan Israel untuk menargetkan warga Palestina.

 

 

 

Sumber: PressTV/IQNA

Redaksi

Terkait

Leave a Reply