Pesantren Berpotensi Besar Jadi Pusat Ekonomi Umat

 Pesantren Berpotensi Besar Jadi Pusat Ekonomi Umat

Pesantren Berpotensi Besar Jadi Pusat Ekonomi Umat (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Pengamat Ekonomi Syariah dari Universitas Indonesia, Banu Muhammad menilai pondok pesantren (ponpes) memiliki potensi besar sebagai pusat berputarnya keuangan. Untuk itu, pemerintah perlu mendampingi ponpes yang sedang proses membangun bisnis.

“Supaya pesantren lebih bisa mendukung ekonomi umat,” kata Banu Muhammad dilansir dari Republika, Kamis (12/05/2022).

Menurutnya potensi keuangan di ponpes tentu ada karena jumlah ponpes yang banyak.

“Jumlah santrinya saja sekitar lima juta dari jumlah pesantren sekitar 30 ribu,” sambungnya.

Banu menambahkan, ponpes sebagai institusi tentu perannya sangat banyak. Lantaran ponpes tinggal bersama masyarakat di tengah lingkungan masyarakat, pasti santri-santrinya juga menggerakkan keuangan.

“Misalnya santri membeli beras tinggal dikalikan saja (dengan jumlah santri se-Indonesia), santri beli sabun dan seterusnya,” ujarnya.

Ia menilai, ketika bisnis yang dilakukan ponpes digerakan lebih optimal pasti dampaknya lebih signifikan.

Dalam konteks keuangan, beberapa ponpes juga mendirikan badan usaha atau lembaga keuangan ponpes.

“Di samping itu, potensi alumni pesantren yang tersebar di mana-mana, mereka menggerakan keuangan dengan nilai-nilai yang mereka bawa dari pesantren pasti akan sangat signifikan gerakan ekonominya, terutama industri halal, ekonomi secara umum, sektor ril secara umum,” tandasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply