Palestina Kecam Kunjungan Menlu Zionis ke Al-Quds

 Palestina Kecam Kunjungan Menlu Zionis ke Al-Quds

Palestina Kecam Kunjungan Menlu Zionis ke Al-Quds (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA, Palestina – Gerakan perlawanan Hamas mengecam keras kunjungan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid ke Yerusalem Timur al-Quds baru-baru ini. Kecaman tersebut juga diikuti oleh Kementerian Luar Negeri Palestina. Pihaknya mengutuk kunjungan provokatif Lapid ke Gerbang Damaskus di al-Quds yang diduduki.

“Dan janji yang dia buat kepada ekstremis Yahudi untuk mengerahkan lebih banyak pasukan pendudukan. Dan memberikan keamanan selama hari libur Yahudi,” kata Kementerian Luar Negeri.

Kecaman janji-janji itu sebagai “perwujudan dari bentuk paling jelek dari apartheid Israel. Rezim pendudukan pada bangsa Palestina memaksakan orang Palestina dalam kerangka sistem ekspansionis dan kolonial. Kerangka yang membatasi dan menyita kebebasan orang Palestina.”

Kementerian melanjutkan, bahwa pernyataan Lapid tidak lain adalah penyangkalan fakta. Bahwa ekstremis Yahudilah yang menyerang orang Kristen dan Muslim dan menodai kesucian mereka.

“Apartheid Israel dipamerkan kali ini di al-Quds. Dan oleh Lapid, yang sama sekali mengabaikan bahwa wilayah itu adalah tanah yang diduduki. Langkah-langkah keamanannya telah menyelesaikan tawaran yang dimaksudkan untuk menekan warga Palestina.” Demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Palestina kepada Press TV dikutip dari IQNA.

Kunjungan Lapid Bagian dari Rencana Jahat kepada Palestina

Juru bicara Hamas Mohammad Hamadeh mengecam kunjungan Lapid. Ia menyatakan bahwa itu adalah tanda yang jelas dari desakan rezim Israel untuk melaksanakan rencana jahatnya di al-Quds dan kompleks Masjid al-Aqsa.

Hamadeh mengutuk langkah itu sebagai “berbahaya dan meningkat.” Ia mengatakan itu memprovokasi perasaan orang-orang Palestina serta Muslim di seluruh dunia selama bulan Ramadhan.

“Kami menganggap para pemimpin rezim pendudukan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari eskalasi ketegangan di al-Quds. Karena kami dan rakyat Palestina berkomitmen untuk melindungi al-Quds dan masjid al-Aqsa. Dengan sekuat tenaga dan melalui semua cara yang tersedia,” kata juru bicara Hamas.

Lapid, ditemani oleh pejabat tinggi Israel, mengunjungi al-Quds Timur yang diduduki melalui Gerbang Damaskus pada Minggu pagi. Kompleks masjid al-Aqsa, yang terletak tepat di atas alun-alun Tembok Barat, menampung Dome of the Rock dan masjid al-Aqsa.

Kunjungan Yahudi ke al-Aqsa diizinkan, tetapi menurut perjanjian yang ditandatangani antara Israel dan pemerintah Yordania. Setelah pendudukan Israel atas al-Quds pada tahun 1967, ibadah non-Muslim di kompleks itu dilarang.

 

 

Sumber: PressTV/IQNA

Redaksi

Terkait

Leave a Reply