Memperbanyak Membaca Sholawat Baik Untuk Ibu Hamil

 Memperbanyak Membaca Sholawat Baik Untuk Ibu Hamil

Memperbanyak Membaca Sholawat Baik Untuk Ibu Hamil


HIDAYATUNA.COM – Membaca sholawat atas Nabi Muhammad SAW bagi ibu hamil adalah sangat dianjurkan dalam Islam setelah menjalankan kewajiban yang sifatnya fardzu, semisal sholat, puasa, zakat, haji bagi yang mampu.

Dalam hal ini, sholawat adalah sebagai salah satu pujian untuk Rasulullah SAW agar janin yang ada dalam kandungan mengenal Rasulullah. Bagi ibu hamil yang menginginkan agar ketika lahir anaknya mampu meneladani sifat-sifat Rasulullah, maka seorang ibu senantiasa bersholawat untuk anak yang masih dalam kandungan tersebut.

Sebenranya manfaat sholawat ada banyak sekali. Rasulullah sendiri telah mengatakan bahwa siapa saja ummatnya yang senantiasa melantunkan pujian-pujian (sholawat) untuk beliau, maka Rasulullah akan menolngnya baik ketika di dunia maupun di akhirat. Rasulullah tidak mungkin ingkar atas janjinya tersebut. Terlebih Rasulullah adalah kekasih Allah yang mana, ketika Rasulullah menginignkan sesuatu apapun itu, pasti akan dikabulkan oleh Allah.

Meskipun demikian, terkadang umat Islam lalai dalam melantunkan pujian-pujian untuk Rasulullah, terlebih para wanita yang sedang hamil. Banyak orang yang mengaku sebagai umat Muhammad, akan tetapi tidak melantunkan sholawat untuk beliau. Para wanita hamil justru bermalas-malasan yang justru bisa membuat kandungan semakin lemah.

Perlu kita ketahui bahwa kondisi fisik maupun psikologis bayi yang masih dalam kandungan adalah dtentukan oleh kondisi ibu itu sendiri. Apabila seorang ibu enggan untuk berolahraga, makan yang sehat dan mengandung zat besi, maka anaknya juga akan lemas. Begitu juga apabila enggan membaca sholawat atas nabi ketika dalam keadaan hamil, maka jangan terlalu berharap ketika bayi itu lahir akan mencontoh sifat-sifat Rasulullah.

Sebenranya, peran antara suami dan isti dalam hal ini adalah sangat penting. Seorang suami ketika istrinya sedang hamil, hendaknya juga melakukan hal-hal yang dirahmati oleh Allah. Dalam mitos masyarakat jawa, perilaku orang tua, tarutama ayah, ketika istrinya sedang mengandung akan mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pola pikir bayinya.

Dalam artian, apabila seorang caloh ayah itu berjudi ketika istrinya hamil, tidak menutup kemungkinan ketika bayinya sudah beranjak dewasa akan melakukan hal yang sama. Bahkan seorang calon ayah dilarang untuk membunuh hewan apapun ketika istrinya sedang hamil atau mengandung. Kekhawatirannya sama, yaitu takut apabila hal itu terjadi pada bayi dalam kandungan.

Selain itu, apabila ibu sering-sering membaca sholawat ketika hamil, maka sholawat itu bisa menjadi peneng bayinya dan sekaligus bisa menjadi penjaga keselamatan sang bayi. apabila kita pikir, nampaknya memang tidak rasional. Akan tetapi Allah dan Rasulullah sudah menjanjikan itu semua. Dan kita sebagai umat muhammad harus percaya dengan janji-janji yang diutarakan tersebut.

Seorang muslimah hamil merupakan nikmat yang Allah berikan kepada seorang perempuan sungguh luar biasa, Allah memberikan talenta majemuk kepada seorang perempuan atau berperan ganda dalam hidup. Bahkan ada juga seorang muslimah yang bertahun-tahun tidak memiliki keturunan, akan tetapi ia tidak putus asa dan terus berdoa kepada Allah agar dikarunia keturunan, hasilnya Allah mengabulkan doanya.

Nikmat yang tak kalah luar biasanya adalah ketika Allah memberikan kepercayaan kepadanya mengandun. Salah satu peran berat yang harus dilalui perempuan adalah saat ia hamil. Perempuan harus mengandung selama 9 bulan, membawa janin mulai dari ons sampai kilo di dalam perut, ketika tidur ia serba salah, miring salah, terlentang salah, tengkurap apalagi masya Allah. Kemudian ibu melahirkan dengan taruhan nyawa. Maka layaklah jika syurga itu berada dibawah telapak kaki ibu.

Dan lahirnya seorang anak yang sholih, tidak terlepas dari peran ibu ketika ia mengandung. Seorang calon ibu dan ayah harus bersyukur kepada Allah atas kehamilan yang diberikan. Bersyukur tidak hanya dengan ucapan tapi juga perbuatan. Menjaga kandungan dengan baik itupun bagian dari sebuah kesyukuran kita. Karena apabila bersyukur Allah akan menambahkan nikmat kepada kita, dan tambahan nikmat itu adalah anak yang sholih yang kelak akan lahir dari rahim yang Allah titipkan kepada kita.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply