Mantan Narapidana Terorisme Ikut Menyumbang 1.350 Masker Kain

 Mantan Narapidana Terorisme Ikut Menyumbang 1.350 Masker Kain

HIDAYATUNA.COM, Semarang – Sebanyak 1.350 masker kain yang merupakan karya sejumlah mantan narapidana termasuk mantan narapidana kasus terorisme (napiter) yang ikut menyumbang dalam rangka kepedulian terhadap pandemi Covid-19 diterima secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Masker-masker yang diproduksi mantan narapidana tersebut didukung kerja sama antara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surakarta dengan Yayasan Gema dan Yayasan Prasasti Perdamaian.

“Saya tidak pernah menghitung jumlahnya. Satu pun kalau itu diberikan dengan ikhlas dan ingin disumbangkan untuk kemanusiaan, buat saya itu seperti sejuta masker bahkan mungkin lebih. Terpenting adalah ketulusan hati, niat yang baik dan ini bagian dari sakitnya bangsa, sakitnya negara, deritanya rakyat, kita semua menanggung bersama,” ungkap Ganjar, melalui keterangan tertulis, Selasa (14/4).

Plt Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Nugroho menyebut tindakan mulia para mantan narapidana terorisme dalam menyumbang masker adalah sebagai bentuk kepedulian untuk bersinergi dengan masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.

“Kita bekerja bersama melawan Covid-19. Kami berharap ini juga bisa membangun kerja sama dengan masyarakat untuk melakukan pembinaan, pendampingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan sehingga proses reintegrasi sosial berjalan dengan baik,” ujar Nugroho.

Nugroho juga menyampaikan bahwa para mantan napi teroris cukup antusias terlibat dalam produksi masker. Nugroho pun berharap, ke depannya kegiatan serupa dapat dilanjutkan dan dikembangkan.

“Kami sangat apresiasi atas kegiatan ini dan berterima kasih kepada mitra yang telah bekerja sama. Semoga kegiatan baik ini dapat diteruskan,” ujar Nugroho. (AS/Hidayatuna.com)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply