Makna Ayat “Kun Fayakun” dan Misteri Penciptaan Alam

 Makna Ayat “Kun Fayakun” dan Misteri Penciptaan Alam

Bagaimanakah Allah SWT menciptakan karya luar biasa ini? Apakah sebagaimana dalam surat al-Baqarah ayat 117 Kun Fayakun

HIDAYATUNA.COM – Kita mungkin masih bertanya-tanya tentang bagaimana Allah SWT menciptakan alam semesta yang luas ini, sebagai contoh Galaxy Bima Sakti yang bumi kita di dalamnya adalah suatu tatanan tata surya yang memiliki 400 miliar bintang dengan diameter 100.000 tahun cahaya (cahaya bergerak 300.000 Kilometer Perdetik), sungguh tak terbayangkan betapa besarnya Galaxy Bima Sakti. Namun itu belum seberapa karena Galaxy Bima Sakti hanya satu diantara 2 Triliun!! Galaxy di Alam Semesta ini. Subhanallah.

Lalu pertanyaanya, bagaimanakah Allah SWT menciptakan karya luar biasa ini ? apakah sebagaimana dalam surat al-Baqarah ayat 117 “Kun Fayakun” (Jadilah! lalu jadilah ia). Apakah seketika itu juga 2 Triliun Galaxy di alam semesta ini terbentuk ?

بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

Artinya : “Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” Lalu jadilah ia.” (QS. al-Baqarah : 117).

Menjawab pertanyaan diatas kita harus menelisik dari susunan kata dalam ayat tersebut, kata Yakun adalah Fi’il Mudhari (kata kerja masa kini atau yang akan datang). Dengan kata lain ada proses dan rentang waktu sehingga Fayakun atau “jadilah” alam semesta beserta isinya. Al-Quran telah mengistilahkannya dengan kalimat enam hari. Sebagaimana disebutkan dalam surah Qaf ayat 38 :

وَلَقَدْ خَلَق��نَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَمَا مَسَّنَا مِنْ لُغُوبٍ

Arti: “Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam hari, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.” (QS. Qaf : 38)

Kita tidak dapat memastikan apa yang dimaksud dengan enam hari itu, yang jelas kata hari tidak hanya digunakan dalam arti sehari semalam atau 24 jam saja tetapi bisa juga dalam arti periode/masa. Berapa lama satu periode itu ? tidak ada ada penjelasan mengenai hal ini dalam al-Quran dan hadist. Boleh jadi ilmuwan dapat memberikan jawaban, namun tetap saja jawaban mereka bukan suatu yang harus kita percaya sebagai ajaran agama.

Demikian juga ketika berbicara tentang penciptaan Nabi Isa AS, al-Quran menyatakan bahwa beliau serupa dengan adam “Dia menciptakannya dari tanah kemudian berkata kepadanya “Jadilah” maka jadilah dia” (QS. Ali Imran : 59). Ini bukan berarti bahwa Nabi Isa AS lahir sedemikian cepat dan tanpa proses yang dialami oleh seorang ibu ketika melahirkan bayinya, karena dalam surah Maryam ayat 16-26 dijelaskan proses tersebut mulai kehamilan sampai detik-detik menjelang kelahiran putranya.

Kata Kun dalam Firman-Nya Kun Fayakun digunakan untuk menggambarkan betapa mudahnya Allah SWT menciptakan sesuatu dan betapa cepat terciptanya sesuatu tersebut bila Allah SWT menghendaki. Cepat dan Mudah itu diibaratkan dengan menggunakan kata Kun walaupun sebenarnya Allah SWT tidak perlu mengucapkannya karena Dia tidak memerlukan sesuatu apapun untuk mewujudkan apa yang dikehendakinya.

Penciptaan alam tidak dikehendaki-Nya sedemikian cepat, tetapi melalui proses antara lain agar manusia sadar bahwa proses itu bukanlah satu hal yang buruk karena Allah SWT sendiri yang Maha Kuasa menciptakan alam semesta ini dengan proses. Wallahu ‘Alam

Redaksi

Terkait

Leave a Reply