Korban Ledakan Lebanon Mendapat Bantuan Dari Muslim Alberta

 Korban Ledakan Lebanon Mendapat Bantuan Dari Muslim Alberta

Korban Ledakan Lebanon Mendapat Bantuan Dari Muslim Alberta


HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Sebagai bentuk rasa solidaritas atas musibah ledakan yang menimpa warga Beirut Lebanon beberapa waktu, kelompok muslim di Alberta, Kanada menggalang donasi. Penggalangan dana bantuan ini nantinya akan diserahkan ke Palang Merah Lebanon untuk membantu korban ledakan Lebanon.

Relawan Asosiasi Sosial Muslim Alberta di Calgary, Mohamad Awada mengaku tak kuasa menahan tangis ketika melihat peristiwa naas yang melanda Lebanon. Untuk itu dirinya bersama tim ikut mengumpulkan dana donasi untuk selanjutnya diserahkan kepada para korban ledakan.

“Saya merasa ledakan itu sampai ke luar negeri dan mencapai saya. Sungguh emosional di setiap aspek. Saya sangat bangga menjadi orang Kanada, tetapi juga sangat sulit melihat ibumu kesakitan, dan itulah yang saya rasakan tentang Lebanon,” kata Awada, dilansir dari Republika, Ahad (9/8/2020).

Untuk itu ia mendorong agar komunitas muslim di Calgary untuk berbagi sedikit guna membantu para korban ledakan di Beirut pekan lalu. Rencananya pada 20 Agustus 2020 nanti seluruh donasi bantuan bisa terdistribusikan ke Lebanon.

Selain itu pada waktu yang bersamaan, pihaknya bersama asosiasi muslim Alberta juga akan mengirimkan makanan tahan lama dan barang-barang penting lainnya. Pemerintah Kanada sendiri telah mengumumkan akan mengirimkan bantuan kemanusiaan hingga 5 juta dolar ke Lebanon.

Sementara itu, menurut sensus statistik Kanada tahun 2016, lebih dari 10.300 orang Alberta lahir di Lebanon. Dari jumlah tersebut, lebih dari 4.000 orang tinggal di Calgary.

Sebagai informasi, sebuah ledakan dahsyat mengguncang kota Beirut, pada Selasa 4 Agustus 2020 lalu. Ledakan berasal dari gudang penyimpanan di pelabuhan.

Dimana sejumlah bahan kimia yang ada di gudang meledak. Ledakan menyebabkan guncangan atau gempa dahsyat di Lebanon. Bahkan suara dentumannya terdengar hingga ke negeri tetangga.

National News Agency melaporkan bahwa gudang penyimpanan di pelabuhan Beirut mengalami kebakaran dan memicu ledakan. Sebelum terjadi ledakan beberapa orang merekam asap yang membumbung tinggi.

Tak lama berselang disusul dengan suara dentuman keras bersamaan munculnya asap. Secara cepat kepulan asap menyebar ke jalanan dan gedung di sekitar lokasi ledakan.

Ledakan dahsyat ini menyebabkan 73 orang lebih meninggal dunia di tempat. Dan menyebabkan 4.000 orang mengalami luka luka parah. Hal ini sebagaimana laporan AFP.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply