Konsumsi Industri Fesyen Muslim di Indonesia Tembus USD21 M

 Konsumsi Industri Fesyen Muslim di Indonesia Tembus USD21 M


HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Masa depan industri fesyen muslim di Indonesia dinilai sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, data Kemenperin menunjukkan saat ini untuk konsumsi fesyen muslim di Indonesia tembus mencapai USD21 miliar.

“Ini menunjukkan bahwa peluang pasar fesyen muslim global maupun domestik sangat besar dan harus diisi oleh industri fesyen muslim Indonesia,” kata Menperin, Agus Gumiwang dalam telekonferensi di Jakarta dikutip Ahad (10/5/2020).

Satu hal yang membanggakan bagi Indonesia adalah prestasi Indonesia di dunia internasional khususnya di bidang pengembangan fesyen muslim sangat mengagumkan.

“The State of Global Islamic Economy Report 2019/2020 menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara yang mengembangkan fesyen muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab dan Turki,” jelasnya.

Ia mengatakan, industri fesyen muslim merupakan bagian dari industri pakaian jadi yang berkontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional.

“Kinerja ekspor industri pakaian jadi sepanjang tahun 2019 mencapai USD8,3 miliar dan pada periode Januari hingga Februari 2020 ekspor industri pakaian jadi telah mencapai angka USD1,38 miliar,” ujar Agus.

Untuk itu, dirinya yakin industri fesyen muslim Indonesia bisa merajai dunia di masa mendatang. Ia ingin mengajak para desainer, pemerintah, pelaku industri, marketplace, akademisi serta seluruh stakeholder terkait untuk dapat bersama-sama memaksimalkan potensi tersebut.

“Terus mempromosikan dan memperkenalkan industri fesyen muslim Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Agus perkembangan jumlah umat muslim dunia menjadi salah satu pemicu utama yang mendorong pertumbuhan industri fesyen muslim meningkat.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply