Kisah Inspiratif Satu Keluarga di Indonesia Sembuh dari Corona

 Kisah Inspiratif Satu Keluarga di Indonesia Sembuh dari Corona

HIDAYATUNA.COM – Virus Corona membuat banyak orang panik. Sejauh ini, infeksi virus bernama COVID-19 ini memang sudah menelan korban jiwa, tetapi tidak sedikit pula yang berhasil melawan dan dinyatakan sembuh. Tetap tenang dan selalu menjaga kesehatan diri sendiri, nyatanya menjadi cara terbaik dalam menghadapi penyebaran virus. Ternyata, banyak orang dari seluruh dunia yang sudah sembuh dari corona. 

Hingga Senin (16/03/2020), John Hopkins University mencatat kasus infeksi corona yang telah dilaporkan di seluruh dunia mencapai 162.687 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 75.620 kasus positif corona sudah dinyatakan sembuh. Sementara itu, terdapat 6.065 kasus kematian akibat corona. Lantas, bagaimana pengalaman orang-orang yang berhasil sembuh dari corona? 

Perjalanan Panjang Melawan Corona 

Di Indonesia sendiri, tercatat sudah ada 117 kasus positif corona. Dari jumlah tersebut, hingga kini sudah 8 pasien dinyatakan sembuh dan 5 orang meninggal dunia. Penyebaran kasus corona juga dinyatakan sebagai bencana nasional. Selain itu, beberapa daerah tertentu di Indonesia memberlakukan status KLB, yang diikuti dengan penutupan sekolah dan anjuran untuk beraktivitas di rumah. 

Dari banyak korban positif corona, ada sejumlah kisah perjuangan untuk sembuh yang cukup menarik perhatian. Salah satunya dari Elizabeth Schneider yang mengaku mengalami gejala infeksi ringan. Melalui media, ia bercerita bahwa awalnya gejala yang muncul dan dirasakan mirip dengan gejala flu biasa, yaitu nyeri pada tubuh, demam, serta sakit kepala yang muncul pada siang hari. 

Hingga pada suatu malam, ia mengalami menggigil dan kesemutan dibarengi dengan demam hingga 39 derajat Celsius. Saat itu, Elizabeth segera mengonsumsi obat flu yang dijual bebas dan menemukan gejalanya membaik pada keesokan harinya. Mulanya, ia mengaku tidak curiga bahwa sakit yang dialami karena virus corona. 

Namun, perempuan berusia 37 tahun ini menyadari dirinya mungkin terpapar virus setelah mengetahui ada sejumlah orang yang datang ke pesta, yang sebelumnya juga ia datangi, dinyatakan positif corona. Elizabeth lalu mendaftarkan diri pada sebuah penelitian dan dinyatakan positif COVID-19. Dari pengalamannya, ia mengatakan bahwa sangat mungkin seseorang terinfeksi virus corona, tetapi tidak menyadarinya. 

Kendati begitu, selama gejala yang muncul tidak mengancam nyawa alias bersifat ringan dan seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang cukup baik, mungkin hanya dibutuhkan perawatan sendiri di rumah. Saat merasa mengalami gejala penyakit, cobalah untuk tidak pergi ke luar rumah, cukup istirahat, konsumsi makanan sehat, serta perbanyak minum air putih. 

Selain Elizabeth Schneider, ada banyak kisah sembuh dari corona lainnya. Seperti

Di Indonesia kasus nomor 01, 02 dan 03 (Identitas dirahasiakan) yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso, telahdinyatakan sembuh. Sebelum pulang, mereka menceritakan pengalaman saat menjalani perawatan dan akhirnya sembuh.

Pasien 02 mengaku sempat depresi setelah indentitasnya terkuak ke publik.

” Seminggu pertama saya nangis terus. Karena dibicarakan beberapa media. Orang-orang juga menyebarkan identitas saya dan ibu saya,” ujar pasien 02 dalam sesi konferensi pers di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin sore, 16 Maret 2020.

Ia menghimbau masyarakat dan media untuk mendukung pasien secara moral. Penyebaran informasi tidak akurat dari pihak tak bertanggung jawab sangat mengganggu psikis pasien.

” Terutama identitas kami yang sempat bocor. Saya banyak dapat direct massage, juga WA. Jangan ada stigma negatif, pasien jadi korban dua kali,” imbuhnya.

Sementara itu, pasien 03 memberikan pesan kepada warga Indonesia agar tidak panik. ” Pesan saya jangan panik, karena kita masing-masing punya self immune,” kata dia.

Selama dalam perawatan, ia banyak minum air, makan bergizi, menjalani personal hygiene ketat dan sering cuci tangan.

Satu keluarga yang diketahui berdomisili di Depok itu sudah diperbolehkan pulang, karena hasil pemeriksaan laboratorium sebanyak dua kali hasilnya negatif. Fisik mereka pun dalam keadaan sehat.

Oleh karena itu, agar terhindar dari penyebaran virus corona, disarankan untuk rutin cuci tangan dengan air dan sabun, hindari beraktivitas di luar rumah jika tidak perlu, ketahui etika batuk di ruang publik, serta hindari sering menyentuh mata, mulut, dan hidung. Segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika mengalami gejala demam, sakit kepala, batuk, hingga sesak napas. 

Sumber: Halodoc.com dan dream.com

Redaksi

Terkait

Leave a Reply