Kisah Gus Kamil Baca Kitab Setiap Sowan ke Sayyid Muhammad Alawy

 Kisah Gus Kamil Baca Kitab Setiap Sowan ke Sayyid Muhammad Alawy

sayyid Ahmad al Maliki, Putra Sayyid Muhammad Al-Maliki saat di kediaman Mbah Moen

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, yang juga putra ketiga dari ulama kharismatik almarhum KH Maimoen Zubai (Mbah Moen) KH. Majid Kamil Maimoen Zubair atau biasa disapa Gus Kamil tutup usia pada 12 Juli 2020.

Semasa hidup, Gus Kamil memiliki hubungan dekat dengan sosok ulama besar Mekkah sekaligus keturunan mulia yang bersambung secara langsung dengan Nabi Muhammad, yakni Abuya Sayyid Muhammad Alawy al-Maliki.

Secara sanad keilmuaan Gus Kamil adalah murid langsung dari Abuya Sayyid Muhammad Alawy al-Maliki. Ada kisah menarik, semasa hidup Gus Kamil saat sowan ke kediaman Sayyid Ahmad bin Muhammad tersebut.

Dimana ia selalu diminta untuk membaca kitab dua sampai tiga lembar. Tradisi ini selalu dilakukan Gus Kamil setiap kali beliau sowan ke Sayyid Muhammad Alawy al-Maliki.

“Gus Kamil merupakan murid dari Abuya Sayyid Muhammad Alawy al-Maliki. Setiap kali sowan ke ndalem Abuya Sayyid Ahmad bin Muhammad, pasti disuruh baca kitab dua atau tiga lembar. al Fatihah,” tulis akun twitter resmi Lembaga Dahwah PBNU, dikutip Rabu (15/7/2020).

Sebagai informasi, setelah menamatkan pendidikan di Madrasah Ghazaliyah Syafi’iyyah tahun 1992, Gus Kamil dikirim ke Ma’had Darut Tauhid, Makkah Arab Saudi untuk menimba ilmu kepada Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki. Di sana, ia mengaji, baik bersifat klasikal sampai sorogan kepada para ulama yang didatangkan ke Ma’had Darut Tauhid.

Sementara itu, Abuya Sayyid Muhammad Alawy al-Maliki sendiri adalah waris keluarga Al-Maliki Al-Hasani di Mekkah yang masyhur yang merupakan keturunan Rasulullah, melalui cucunya, Imam Al-Hasan bin Ali, radhiyallahu ‘anhum. Sayyid Muhammad Alawy al-Maliki merupakan putra dari ulama mashur di Makkah yakni Sayyid Alawi bin Abbas Al Maliki.

Beliau wafat pada Jumat, 29 Oktober 2004 atau bertepatan pada 15 Ramadhan 1425 Hijriah. Sayyid Muhammad bin Alawy al-Maliki al-Hasani menghembuskan nafas terakhir pagi hari saat waktu subuh.

Baca Juga : Karomah Sayyid Muhammad, Rasulullah Hadir dan Jenazah Utuh serta Wangi setelah Bertahun-tahun

Redaksi

Terkait

Leave a Reply