Kesaksian Muslim Ukraina Jalani Puasa di Tengah Situasi Perang

 Kesaksian Muslim Ukraina Jalani Puasa di Tengah Situasi Perang

Muslim Belanda ingatkan pemerintah tak gunakan istilah yang salah untuk Idul Fitri (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Chernivtsi – Muslim Ukraina saat ini tengah mengalami masa-masa sulit dalam menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Ini menyusul adanya invasi Rusia ke negara tersebut.

Niyara Nimatova, seorang Tatar Krimea dan kepala Liga Muslim Ukraina melakukan penggalangan dana untuk mereka yang membutuhkan.

“Banyak Muslim pergi ke luar negeri dan mereka yang masih di Ukraina membutuhkan dukungan,” kata Nimatova dilansir dari Aljazeera, dikutip Senin (04/04/2022).

Rusia menginvasi Ukraina lima minggu lalu. Situasi ini membuat lebih dari 10 juta orang meninggalkan tanah kelahirannya untuk menyelamatkan diri dari kecamuk perang.

Sementara banyak keluarga Muslim melarikan diri dari perbatasan, banyak yang berlindung di pusat Islam di Chernivtsi.

Bom yang dijatuhkan di negara itu terkadang di malam hari. Dengan hal itu membuat para muslim tidak sempat berbuka puasa dan kegiatan-kegiatan keagamaan terganggu.

“Kita harus siap melakukan yang terbaik untuk mendapatkan pengampunan Tuhan, berdoa untuk keluarga kita, jiwa kita, negara kita, Ukraina,” kata Nimatova, yang suaminya, Muhammet Mamutov, adalah seorang imam.

Isa Celebi, seorang penjual gorden Turki yang telah tinggal di Ukraina sejak 2010, mengatakan Ramadhan tahun ini akan membuat banyak orang jauh dari rumah mereka, dengan beberapa “bahkan tinggal di mobil mereka”.

“Kami selalu membuka rumah kami untuk orang-orang selama Ramadhan, atau perang. Kami akan membagi roti kami,” katanya.

Menurutnya, perang sangat mempengaruhi terhadap ekonomi. Ia mengaku berjuang keras untuk sekedar bertahan hidup.

“Bisnis saya telah sepenuhnya berhenti. Tapi saya percaya kita akan melihat akhir, mungkin dalam satu tahun, mungkin dua, tetapi hari-hari baik akan kembali. Itu sebabnya saya tidak akan meninggalkan negara ini,” pungkasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply