Kebutuhan Buku Anak Muslimah Meningkat di Amerika Serikat

 Kebutuhan Buku Anak Muslimah Meningkat di Amerika Serikat

Kebutuhan Buku Anak Muslimah Meningkat di Amerika Serikat


HIDAYATUNA.COM, Chicago – Kebutuhan akan buku anak muslimah di Amerika Serikat meningkat. Untuk itulah seorang penulis asal negeri Paman Sam tersebut melucurkan buku anak-anak perihal seputar muslimah.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Hudda Ibrahim penulis buku anak muslimah baru baru ini sebagaimana dikutip Hidayatuna.com dari Republika melansir Chicago Tribune, Rabu, 12 Agustus 2020.

Selain karena kebutuhan yang memang meningkat, Hudda Ibrahim menjelaskan ide awal dirinya menulis buku anak-anak muslimah berawal dari keluhan sang sepupu.

Kala itu, sang sepupu bernama Fatima, menanyakan kepada dirinya perihal tidak tersedianya buku anak yang memiliki karakter seperti dirinya yang mengenakan hijab.

“Saat itu, saya lantas bepikir untuk mengubahnya,” ujar Hudda.

Berangkat dari situlah dirinya kemudian berinisiatif untuk menghadirkan buku-buku tentang anak-anak muslimah.

Buku berjudul What Color is My Hijab? itu telah resmi diluncurkan pada Apri 2020 lalu. Isinya menceritakan Muslimah di berbagai profesi seperti pilot, pekerja kantoran, politisi.

Dimana digambarkan dalam buku tersebut, para tokoh Muslimah tetap bisa bekerja secara maksimal dan profesional sekalipun ia memakai jilbab.

“Saya senang atas kesempatan membuat karya bagi anak yang seperti saya (Muslimah) dan bagi yang tidak seperti saya (non-Muslim) tentu tetap bisa mengambil pelajaran dari buku ini,” jelasnya.

Buku ini lanjut Hudda bisa membantu anak-anak muslimah yang ingin melihat diri mereka terpresentasikan di karya literatur dan bagi mereka yang penasaran mengapa pakaian berbeda.

“Buku ini bercerita tentang perbedaan dan inklusivitas agar menginspirasi perempuan muda menjadi bangga akan diri mereka sendiri,” ujarnya.

Karena terkendala wabah pandemi virus corona, peluncuran buku anak muslimah ini baru bisa dilounching via virtual. Rencananya buku tersebut akan segera dirilis secara langsung setelah wabah virus mereda.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply