Kata Antropolog King Fahd Esensi Agama Itu Kemanusiaan?

 Kata Antropolog King Fahd Esensi Agama Itu Kemanusiaan?

Kata Antropolog King Fahd Esensi Agama Itu Kemanusiaan?

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Antropolog King Fahd University, Sumanto Al Qurtuby menegaskan bahwa esensi dari beragama itu sesungguhnya adalah untuk kemanusiaan bukan untuk ketuhanan.

Alasannya menurut Direktur Nusantara Institute dan Co-Founder Nusantara Kita Foundation ini adalah karena agama adalah untuk manusia dan bukan untuk Tuhan, sebab Tuhan tidak membutuhkan agama.

“Esensi agama itu adalah “kemanusiaan” bukan “ketuhanan”. Agama itu adalah untuk manusia bukan untuk Tuhan karena Dia jelas tak butuh agama,” kata Sumanto dikutip dari akun Facebooknya, Sabtu (15/8/2020).

Ia menjelaskan bahwa yang membutuhkan agama adalah manusia. Namun ia sangat menyayangkan justru realitasnya banyak orang-orang yang berlomba-lomba beribadah kepada Tuhan, namun melupakan ibadah kemanusiaan.

“Manusialah yang butuh agama. Tapi sayang banyak umat beragama yang berlomba-lomba “beribadah untuk Tuhan” tapi melupakan “ibadah kemanusiaan”. Selamat merenung di akhir pekan,” tandasnya.

Hal ini sejalan dengan pandangan Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Prof Dr. Komarudin Hidayat (2019). Dimana agama diturunkan oleh Tuhan adalah untuk memerdekakan manusia.

Agama adalah untuk manusia sebagai anugerah dari Tuhan. Ajaran agama adalah pedoman yang ingin mengantarkan manusia menjadi manusia merdeka. Merdeka dari penjajahan, merdeka dari kekerasan, merdeka dari kebodohan, merdeka dari fanatisme, dan merdeka dari kemiskinan.

“Esensi dari agama yang diturunkan oleh Tuhan untuk memerdekakan manusia itu sejatinya secara normatif semua agama itu sangat baik dan tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena agama itu pada akhirnya adalah apa yang ditafsirkan, dihayati, dan dilaksanakan oleh manusia atau umatnya,” jelasnya.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply