Jelang Idul Adha, Ojek Kambing Marak di Kudus

 Jelang Idul Adha, Ojek Kambing Marak di Kudus

Jelang Idul Adha, Ojek Kambing Marak di Kudus

HIDAYATUNA.COM, Kudus – Jelang perayaan Idul Adha, tempat penjualan hewan kurban dan juga pasar hewan semakin terlihat ramai beroperasi. Hal tersebut membuka peluang dan peruntungan bagi para pemilik usaha jasa angkutan untuk mengangkut hewan kurban yang diperjual belikan di masyarakat. Tidak terkecuali bagi para tukang ojek.

Di Kudus, Jawa Tengah, sejumlah tukang ojek hewan ternak mulai terlihat berlalu lalang. Mereka juga membanjiri pusat-pusat jual beli hewan kurban. Hal itu seperti yang terlihat di Pasar Ternak Gulang, Kudus.
Para tukang ojek yang kali ini sengaja menerima jasa pengantaran untuk kambing sebagai salah satu hewan kurban tersebut mencari peruntungan penghasilan saat menjelang hari raya Idul Adha.

Dilaporkan detikcom, Kamis (23/7/20) para tukang ojek kambing ini terlihat setia menunggu calon penumpangnya dan parker secara rapi di Pasar Ternak Gulang. Mereka menunggu penumpang berupa hewan kambing untuk diantarkan kepada rumah pembeli.

Tukang ojek hewan ini memodifikasi kendaraan berupa sepeda motor yang sudah tua. Dari sepeda motor yang sudah tua kemudian diberikan keranjang besi di belakangnya. Ukuran keranjang besi panjang 120 cm dan 75 cm. Sekali jalan bisa memuat empat kambing.

Salah satu tukang ojek hewan ternak Sugiri (64) warga Desa Karangmalang Kecamatan Gebog ini mengaku mangkal sudah sejak pagi hingga siang. Dia mengaku menjadi tukang ojek hewan ternak sudah tiga tahun lebih.

“Ini memodifikasi motor kemudian dikasih ranjam (keranjang besi) yang berukuran 120 cm kali 75 cm. Muat minimal empat hewan kambing,” kata Sugiri saat ditemui detikcom di Pasar Ternak Gulang.

Sugiri mengaku menjadi tukang ojek hewan ternak setelah berhenti dari pekerja proyek. Setelah usia kepala enam, dia memilih untuk menjadi tukang ojek hewan. Biasanya dia menjajakan ojek hewan di sejumlah pasar di Kudus dan Jepara.

“Ojek hewan ternak tiga tahun lebih, semenjak istirahat dari proyek kemudian menjadi tukang ojek kayak ini. Biasanya tidak hanya di Pasar Ternak Gulang saja, melainkan juga di pasar lain, Seperti Pasar Hewan Besito (Kudus), Gulang (Kudus), hingga Jetak Mayong, Jepara,” terang Sugiri. (AS/Hidayatuna)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply