Jadwal Salat Bulan April 2022 di Wilayah Sumatera Utara

HIDAYATUNA.COM, Medan – Jadwal salat untuk wilayah Medan, Sumatera Utara di bulan April tahun 2022 ini bisa menjadi acuan Anda warga Sumatera Utara dan sekitarnya. Apalagi jika Anda pendatang, penting sekali mendownload jadwal salat bulan April ini.

Salat sudah menjadi kewajiban bagi umat Muslim, khususnya salat 5 waktu yang menjadi tiang dari agama Islam. Masing-masing salat wajib itu pun telah terjadwal sesuai waktunya, isya’, subuh, zuhur, ashar, maghrib.

Jadwal salat fardhu bagi umat Muslim di wilayah Sumatera Utara ini ialah sebagai berikut:

Jadwal salat April 2022 di wilayah Sumatera Utara
Jadwal salat April 2022 di wilayah Sumatera Utara (sumber: jadwalsholat.org)

Allah SWT. menjanjikan kepada hamba-Nya yang menjaga salat. Janji Allah ini ada dalam hadis Abu Daud (1420) dan Nasa’i (461) yang telah meriwayatkan dari Ubadah bin Shamit berkata:

“Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

 خَمْسُ صَلَوَاتٍ كَتَبَهُنَّ اللَّهُ عَلَى الْعِبَادِ، فَمَنْ جَاءَ بِهِنَّ لَمْ يُضَيِّعْ مِنْهُنَّ شَيْئًا اسْتِخْفَافًا بِحَقِّهِنَّ ، كَانَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ أَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ، وَمَنْ لَمْ يَأْتِ بِهِنَّ فَلَيْسَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ، إِنْ شَاءَ عَذَّبَهُ، وَإِنْ شَاءَ أَدْخَلَهُ الْجَنَّةَ

وصححه الألباني في “صحيح أبي داود” .

Artinya :

“Salat lima waktu, Allah telah mewajibkannya kepada para hamba-Nya. Maka barang siapa yang datang dengannya dan tidak menelantarkannya sedikitpun karena menganggap ringan haknya. Maka baginya janji Allah untuk memasukkannya ke dalam surga, dan barang siapa yang tidak mendirikannya maka tidak ada janji Allah kepadanya. Jika Dia berkehendak akan mengadzabnya dan jika berkehendak akan dimasukkan ke dalam surga”. (Dishahihkan oleh Albani di dalam Shahih Abu Daud)

Abu Daud (425) dan Ahmad (22704) telah meriwayatkan juga dari Ubadah dengan redaksi:

  خَمْسُ صَلَوَاتٍ افْتَرَضَهُنَّ اللَّهُ تَعَالَى مَنْ أَحْسَنَ وُضُوءَهُنَّ وَصَلَّاهُنَّ لِوَقْتِهِنَّ وَأَتَمَّ رُكُوعَهُنَّ وَخُشُوعَهُنَّ كَانَ لَهُ عَلَى اللَّهِ عَهْدٌ أَنْ يَغْفِرَ لَهُ، وَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ فَلَيْسَ لَهُ عَلَى اللَّهِ عَهْدٌ، إِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُ وَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُ

وصححه الألباني في “صحيح أبي داود” ، وكذا صححه محققو المسند .

“Salat lima waktu yang telah Allah Ta’ala wajibkan, barangsiapa yang telah memperbaiki wudhu’nya, didirikan pada waktunya, menyempurnakan ruku’ dan khusu’nya. Maka baginya janji Allah untuk mengampuninya, dan barang siapa yang tidak mengerjakan hal itu maka tidak ada janji Allah baginya. Jika Dia berkehendak akan mengampuninya dan jika Dia berkehendak akan mengadzabnya”. (Telah ditashih oleh Albani di dalam Shahih Abu Daud dan ditashih juga oleh para peneliti Musnah)

Hadis Aisyah Mengenai Kewajiban Salat

Adapun hadis ‘Aisyah berbunyi:

“Thabrani (4012) telah meriwayatkan di dalam Al Ausath dari jalan Abdullah bin Ubay Ruman al Iskandari berkata: “Isa bin Waqid telah meriwayatkan kepada kami, dari Muhammad bin Amr al Laitsi dari Abu Hurairah dari Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

(مَنْ لَمْ يُوتِرْ فَلَا صَلَاةَ لَهُ) فَبَلَغَ ذَلِكَ عَائِشَةَ ، فَقَالَتْ : مَنْ سَمِعَ هَذَا مِنْ أَبِي الْقَاسِمِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ وَاللَّهِ مَا بَعُدَ الْعَهْدُ ، وَمَا نَسِيتُ، إِنَّمَا قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:  مَنْ جَاءَ بِصَلَوَاتِ الْخَمْسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، قَدْ حَافَظَ عَلَى وُضُوئِهَا، وَمَوَاقِيتِهَا وَرُكُوعِهَا، وَسُجُودِهَا، لَمْ يَنْقُصْ مِنْهَا شَيْئًا، جَاءَ وَلَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ أَنْ لَا يُعَذِّبَهُ ، وَمَنْ جَاءَ وَقَدِ انْتَقَصَ مِنْهُنَّ شَيْئًا، فَلَيْسَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ ، إِنْ شَاءَ رَحِمَهُ وَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُ

Artinya :

“Barangsiapa yng tidak melaksanakan shalat witir maka tidak ada salat baginya”. Maka hal itu didengar oleh ‘Aisyah dan berkata: “Barang siapa yang mendengar hal ini dari Abu Al Qasim –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Demi Allah masa itu tidak jauh, dan saya tidak lupa, sungguh Abu al Qasim –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Barang siapa datang membawa salat lima waktu pada hari kiamat, telah menjaga wudhu’nya, menjaga waktunya, ruku’nya, sujudnya, tidak berkurang sedikitpun. Ia datang baginya ada janji Allah untuk tidak mengadzabnya, dan barang siapa yang datang namun hal itu berkurang, maka tidak ada janji Allah baginya. Jika Dia berkehendak akan memberinya rahmat, dan jika Dia berkehendak akan mengadzabnya.”

Jadwal salat ini berlaku untuk wilayah Sumatera Utara bulan April 2022 sehingga Anda dapat menyimaknya untuk waktu salat yang tepat. Semoga dengan menjaga salat, akan menjadi penolong bagi umat Islam di akhirat kelak. Aamiin.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply