Israel dan Palestina Sepakat Tutup Tepi Barat

 Israel dan Palestina Sepakat Tutup Tepi Barat


HIDAYATUNA.COM, Yerusalem – Pendudukan Israel dan Otoritas Palestina telah melakukan kesepakatan untuk menutup jalur di wilayah Tepi Barat dan membatasi para pekerja dari Palestina untuk membatasi penyebaran wabah virus Corona, atau yang lebih dikenal dengan sebutan covid-19.

“Mulai hari ini (18/3) diadakan penutupan di Tepi Barat,” kata Yotam Shefer yakni Kepala Departemen Iinternasional COGAT, badan militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza dilansir dari Mina News, pada hari Kamis (19/3/2020).

Ia mengatakan kepada wartawan bahwa keputusan itu telah dibuat setelah berkoordinasi dengan pemerintah Otoritas Palestina yang berkedudukan di Ramallah.

Yotam Shefer mengatakan, perbatasan dengan Jalur Gaza telah ditutup dalam beberapa hari terakhir dan akan tetap demikian ke depannya, demikian Times of Israel melaporkan.

Sementara Pemerintah Otoritas Palestina mengumumkan pada Selasa malam, sebanyak 70.000 warga Palestina di Tepi Barat dengan izin untuk bekerja di Izrael, yang menyeberang bolak-balik setiap hari, sekarang memiliki waktu tiga hari untuk masuk secara permanen selama satu hingga dua bulan ke depan atau tetap berada di Tepi Barat.

Shefer menambahkan, warga Palestina yang bekerja di permukiman Israel di Tepi Barat masih akan diizinkan untuk menyeberang setiap hari.

Israel telah memberlakukan pembatasan keras pada warga negaranya untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply