Irlandia Kecam Rencana Israel Bangun Pemukiman Ilegal di Yerussalem

 Irlandia Kecam Rencana Israel Bangun Pemukiman Ilegal di Yerussalem

Negara Irlandia Turut Kecam Rencana Israel Bangun Pemukiman Ilegal di Yerussalem. Tindakan Itu Dinilai Menyalahi Aturan Global

HIDAYATUNA.COM, Dublin – Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Irlandia Simon Coveney menilai pembangunan permukiman ilegal Israel di Har Homa dan Givat Hamatos, Yerusalem Timur akan merusak kelangsungan hidup Palestina di masa depan.

Untuk itu, Pemerintah Irlandia mengecam tindakan Israel atas rencana pembangunan permukiman dan perluasan di daerah Yerusalem Timur yang diduduki Israel.

“Semua kegiatan pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki jelas ilegal di bawah hukum internasional,” kata Coveney dalam sebuah pernyataan pers di Dublin, WAFA melaporkan, dikutip Senin (24/2/2020).

Ia mendesak pemerintah Israel untuk berhenti dari langkah lebih lanjut sehubungan dengan rencana pemukiman spesifik ini, dan untuk menghentikan semua pembangunan permukiman.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) juga, pengumuman itu merupakan implementasi dari rencana Kesepakatan Abad ini dari Presiden Trump dan Netanyahu.

PLO menyatakan, dibutuhkan tindakan internasional untuk mendesak Israel dan AS tidak melanggar hukum dan ketertiban internasional yang berkelanjutan.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply