Ini Penyebab Orang Tetap Maksiat Meski di Bulan Ramadan

 Ini Penyebab Orang Tetap Maksiat Meski di Bulan Ramadan

Jika Setan Dibelenggu Terus (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Mengapa seseorang masih melakukan kebiasaan maksiat di bulan suci Ramadan? Padahal kata Nabi Muhammad SAW pintu-pintu kemaksiatan ditutup dan pintu-pintu beramal salih dibuka.

Pendakwah milenial Habib Husein Ja’far Al-Hadar menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW mengatakan di bulan Ramadan itu pintu-pintu surga dibuka pintu-pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu.

“Maka kalau ada orang yang masih berbuat maksiat di bulan Ramadhan, artinya bukan setan yang mengganggu tapi dia yang kesetanan,” kata Habib Husein Ja’far melalui video singkat yang diunggah akun Instagram @mediaaswajanusantara, dikutip Selasa (12/04/2022).

Maka hal ini bisa dikatakan orang itu sedang kesurupan. Orang tersebut sedang kesetanan karena ada setan di dalam hatinya yang membuat orang itu melakukan larangan Allah SWT. yaitu maksiat.

“Nah, ini yang sebenarnya kesurupan. Kalau ada orang yang bilang kesurupan, kesurupan dia makan ini, makan itu. Ngomong ini, ngomong itu, itu mah bukan kesurupan. Kesurupan itu kalau kita tetap bermaksiat di bulan Ramadhan,” kata alumnus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

“Yang namanya kesurupan kemasukan setan di dalam diri kita karena setannya bukan di luar tapi di dalam diri kita,” pungkasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply