Haedar Nashir Desak Pemerintah Tegas Soal Larangan Mudik

 Haedar Nashir Desak Pemerintah Tegas Soal Larangan Mudik


HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Sampai saat ini pemerintah pusat masih membolehkan para warganya untuk melakukan mudik ke kampung halaman. Sementara sejumlah ormas Islam seperti MUI, Muhammadiyah dan NU terus mengkampanyekan larangan atau meniadakan mudik tahun ini.

Menanggapi sikap pemerintah tersebut, Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir mendesak Presiden Joko Widodo untuk bersikap tegas soal aturan larangan mudik. Ia meminta pemerintah mengeluarkan aturan jelas terkait mudik lebaran di tengah pandemi wabah corona.

“Jangan sampai pertimbangan-pertimbangan ekonomi dan hal-hal lain, lalu transportasi dan kebijakan transportasi tidak sejalan dengan imbauan untuk tidak mudik pada tahun ini,” kata Haedar, siaran persnya, Senin (6/4/2020).

Ia menjelaskan, organisasi-organisasi keagamaan telah sepakat membantu pemerintah mengimbau agar warga tak perlu mudik. Karenanya ia meminta pemerintah juga membantu dengan membuat aturan yang tegas.

“Ketika organisasi-organisasi keagamaan khususnya di kaum muslimin diminta fatwanya untuk mudik dan berbagai kegiatan keagamaan, bahkan sebagian ada yang mengharamkan mudik di saat seperti ini, maka selayaknya pemerintah juga melakukan kebijakan yang sejalan,” ujarnya.

Haedar mengatakan, mudik merupakan tradisi positif bangsa Indonesia jika dalam situasi normal. Lewat mudik, umat saling bersilaturahim dan mempererat kekeluargaan. Namun, saat kondisi pandemi corona ini, mudik justru membawa banyak mudarat.

“Kegiatan keagamaan saja dibatasi sedemikian rupa sesuai dengan hukum syariat, maka mudik sebagai kegiatan sosial, tentu saja dapat dihentikan atau tidak dilaksanakan,” jelasnya.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply