Gus Qoyyum ‘Turun Gunung’ Beberkan Nama Ruh dalam Alquran

 Gus Qoyyum ‘Turun Gunung’ Beberkan Nama Ruh dalam Alquran

Gus Qoyyum ‘Turun Gunung’ Beberkan Nama Ruh dalam Alquran (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Belakangan geger di jagat maya mengenai nama ruh dalam tausyah Buya Arrazy Hasyim. Gus Qoyyum, pengasuh pondok pesantren Annur Lasem, Rembang pun turun gunung menjelaskan persoalan nama ruh.

Putra dari KH. Mansur Kholil itu memaparkah bahwa ruh di dalam Alquran diulang sebanyak 21 kali. Di antaranya sebagai berikut:

1. ar-Ruhul amin

“ar-Ruhul amin”, yakni ruh yang bisa dipercaya ialah Jibril. (QS. Asy-Syu’ara’ 26 : 193)

نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ

Artinya :

Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril)

2. Ruuhan min amrina

“Ruuhan min amrina” yang bermakna “ruh dari perintah-Ku” (Asy-Syura 62 : 52).

وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ رُوحًا مِّنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنتَ تَدْرِى مَا ٱلْكِتَٰبُ وَلَا ٱلْإِيمَٰنُ وَلَٰكِن جَعَلْنَٰهُ نُورًا نَّهْدِى بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنْ عِبَادِنَا ۚ وَإِنَّكَ لَتَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Artinya :

“Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”

Ruh ini yakni Alquran, mengapa Alquran juga disebut sebagai ruh? Pemilik nama Abdul Qoyyum Manshur itu menjelaskan karena Alquran membawa hidupnya hati dengan iman, akidah dan makrifat, dan sebagainya.

3. Hakikat Ruh

Ruh dalam arti nyawa (Al-Isra’ 17 : 85).

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا

Artinya :

Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.”

Orang-orang kafir Mekah bertanya kepada Nabi Muhammad Saw tentang ruh, “apakah hakikat ruh itu?” Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, hanya Dia yang mengetahui hakikat ruh itu. Dan tidaklah kamu wahai manusia diberi pengetahuan kecuali sedikit dibandingkan dengan keluasan objek yang diketahui atau dibandingkan dengan ilmu Allah.

Bagaimana pembahasan ruh, apakah dapat kita pastikan punya nama khusus? Di dalam kitab Shohih al-Bukhari karya Ibnu Hajar Al Asqolani, Gus Qoyyum mengungkapkan proses manusia di dalam rahim (Hadis no. 328).

“Ketika 40 hari sperma, 40 hari darah, 40 hari segumpal daging, dan setelah 120 hari (4 bulan), Allah SWT. mengirimkan malaikat yang diperintahkan untuk menetapkan 4 kalimat,” kata Gus Qoyyum dalam kanal Youtube pribadinya.

Amalahu yakni menetapkan apa yang akan diperbuat bayi ini kelak saat di dunia. Wa rizqahu yakni rezekinya, wa syaqiyyun (apakah cilaka), wa sya’idun (apakah bahagia),” imbuh Gus Qoyyum.

Gus Qayyum menegaskan bahwa dalam proses penciptaan manusia, Alquran tidak menyebutkan nama jasadnya. Hanya ada empat perkara tersebut kemudian ditiupkan ruh ke dalam kandungan yang berusia 4 bulan.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply