Gus Baha : Tidak Semua Manusia akan ditanya Munkar dan Nakir

 Gus Baha : Tidak Semua Manusia akan ditanya Munkar dan Nakir

Gus Baha pada kesempatan ngajinya menjelaskan bahwa tidak semua manusia akan ditanya munkar dan nakir di alam kubur.

HIDAYATUNA.COM – KH. Bahauddin Nursalim atau lebih dikenal dengan Gus Baha dalam pengajiannya sering menjelaskan berbagai ilmu agama dengan ciri khasnya yang membuat ajaran islam terkesan mudah, ringan bahkan hal yang kita anggap menakutkan oleh beliau bisa dijelaskan dengan unik dan mengasikkan.

Seperti saat beliau menjelaskan tentang malaikat Munkar dan Nakir (malaikat yang menguji keimanan manusia di dalam kubur). Gus Baha menyebutkan bahwa banyak ulama, termasuk Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki berpendapat bahwa pertanyaan malaikat munkar dan nakir di alam kubur itu nanti tidak semua orang akan mengalaminya.

“Karena kalau semua orang ditanya, bagaimana mereka akan bertanya kepada Rasulullah SAW, مَنْ نَبِيُّكَ (siapa nabimu) ? Padahal Rasulullah SAW adalah Nabi. Lalu nanti saat bertemu Nabi Ibrahim AS apakah munkar dan nakir juga akan bertanya Waman Abuka ?” ucap Gus Baha.

Baca Juga: Sahkan Sembelihan Kurban yang diulang Dua Kali ?

“Makanya ada kiai yang bercanda, kalau nanti ditanya munkar dan nakir di kubur dia akan memarahinya “saya ini guru tauhid kok kalian tanya Man Robbuka ? saya ini mengajar  أم البراهين (kitab akidah karya Imam Abu Abdillah Muhammad bin Yusuf as-Sanusi) kok kalian tanya Man Robbuka ?” lanjut Gus Baha sambil diiringi tawa para jamaah.

Gus Baha melanjutkan ceritanya bahwa ada sebuah kisah yang terkenal terkait karomah Imam Malik, yaitu ketika ada murid Imam Malik ditanya malaikat munkar dan nakir مَنْ رَبُّكَ ؟ مَنْ نَبِيُّكَ؟ lalu Imam Malik datang dan berkata ke Munkar Nakir “orang ini seumur hidupnya mengajar tauhid kok masih kalian tanyain ? tidak sopan kalian.” Lagi-lagi jamaah dibuat tertawa terbahak-bahak oleh cerita beliau.

أَلَآ إِنَّ أَوْلِيَآءَ ٱللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ


Artinya : “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada kekhawatiran pada mereka ketika menghadapi hiruk-pikuk Hari Kiamat, dan mereka pun tidak bersedih hati atas kekayaan duniawi yang luput dari mereka” (QS. Yunus : 62).

”Ayat diatas menjadi salah satu dalil Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki yang berpendapat bahwa tidak semua orang akan ditanya oleh malaikat munkar nakir di dalam kubur, karena para wali-wali Allah SWT لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ” ucap Gus Baha menjelaskan.

Gus Baha menutup penjelasan tentang munkar nakir ini dengan kisah tentang keberanian Umar Bin Khattab.  “Ada sebuah cerita dalam Kitab Nurud Dholam karya Syekh Nawawi Al-Bantani. Suatu saat Sayyidina Ali agak jengkel dengan Umar bin Khattab karena begitu galaknya umar yang hampir setiap orang pernah dibentaknya, “Apa dia berani membentak munkar nakir ?” tanya Sayyidina Ali.”

“Akhirnya Sayyidina Ali meminta kepada Allah SWT agar diberikan Kasyaf (dibukanya tabir bagi Waliyullah untuk melihat, mendengar, merasakan, dan mengetahui hal-hal gaib) dan oleh Allah SWT permintaan Sayyidina Ali tersebut dipenuhi. Kemudian saat Umar bin Khattab meninggal dan saat di dalam kubur Umar bin Khattab didatangi Munkar Nakir dengan mata yang sangat menyeramkan, mengetahui hal tersebut Sayyidina Ali senang karena dalam pikirannya Umar bin Khattab pasti takut.”

“Tapi ternyata tidak, Umar bin Khattab justru bangkit dan membentak Munkar Nakir seraya berkata “Hai Munkar Nakir kalian tahu sedang berhadapan dengan siapa ?! kalian itu sedang berhadapan dengan temannya Akhabbal Kholqi Ilallah (manusia yang paling dicintai Allah SWT).” Akhirnya Munkar Nakir bertanya kepada Allah SWT, namun Allah SWT justru menyarankan harusnya Munkar Nakir lebih sopan kepada manusia seperti Umar bin Khattab. “Sejak kejadian tersebut Munkar Nakir tidak selalu berpenampilan menyeramkan, semoga itu konsisten sampai nanti.” Tutup Gus Baha. Wallahu ‘Alam

Sumber : Youtube

Redaksi

Terkait

Leave a Reply