Gus Baha: Orang Miskin Gampang Dermawan daripada Orang Kaya

 Gus Baha: Orang Miskin Gampang Dermawan daripada Orang Kaya

Gus Baha (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik, KH. Ahmad Baharudin Nursalim atau lebih akrab disapa Gus Baha mengatakan bahwa orang miskin itu lebih gampang dermawan daripada orang kaya.

Santri kinasih KH. Maimun Zubair, Sarang itu menjelaskan bahwa seseorang yang masih miskin itu lebih ringan memberi daripada ada orang yang sudah kaya. Biasanya orang kaya banyak pertimbangan untuk memberi.

“Jika kamu masih miskin bahagialah karena miskin itu mudah jadi orang dermawan. Kalau sudah kaya itu ribet. Misalnya sampeyan jadi santri saya. Santri sama kiainya biasanya royal. Sampeyan punya ayam dua, saya minta satu boleh nggak? Pasti boleh. Kira-kira itu kan 50%,” kata Gus Baha dalam video singkat yang diunggah akun Instagram @ngajionline_gusbaha, dikutip Kamis (21/04/2022).

“Misalnya punya uang Rp 100 ribu, saya minta Rp 50 ribu boleh nggak? Pasti boleh, padahal itu 50%. Tapi kalau kamu kaya punya uang satu miliar, tak minta 500 juta boleh nggak kira-kira? Padahal itu 50%,” sambungnya.

Atas fenomena tersebut, manakah orang yang ringan dalam beramal (dermawan)? “Gampang mana dermanya orang kaya sama orang miskin untuk mengamal 50 %?” kata kiai muda asal Rembang itu.

Gus Baha mencontohkan seorang mahasiswa yang masih dalam kondisi kekurangan, namun ia lebih ringan dalam memberi kepada teman-temannya.

“Mahasiswa yang masih miskin-miskinnya uangnya 100 ribu traktir teman-temannya habis, nggak masalah,” pungkasnya.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply