Forum Komunikasi Aktivis Masjid Berbuka Bersama dengan Anak Yatim

 Forum Komunikasi Aktivis Masjid Berbuka Bersama dengan Anak Yatim

Forum Komunikasi Aktivis Masjid berikan bingkisan anak yatim dalam buka bersama, di Bantul, Yogyakarta (5/4/2022) / Dok. FKAM DIY

HIDAYATUN.COM, Yogyakarta – Berbuka bersama anak yatim, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Aktivis Masjid Daerah Istimewa Yogyakarta (FKAM DIY) berbagi bingkisan menarik. Memeriahkan Ramadan 1443 H ini, FKAM DIY berniat mulia membahagiakan anak yatim di tempat tinggal anak-anak tersebut.

Para aktivis masjid membagikan 70 paket takjil dan 40 bingkisan untuk anak-anak yatim. Acara berlangsung di Limasan Sanggar Alquran FKAM Palbapang, Bantul, Yogyakarta. Selain membagikan hadiah, buka puasa bersama tahun ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Ganis Wahyu.

Pelaksanan Harian Dewan Pimpinan Daerah FKAM Bantul, Widodo mengungkapkan, kegiatan ini berkat kemurahan hati dan kedermawanan para stakeholder dan munfiq. Widodo menambahkan, kegiatan diperuntukkan bagi hal-hal yang berada di jalan Allah SWT.

Melalui keterangan tertulis, Selasa (5/4/2022), Widodo menuturkan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya ingin membersamai generasi penerus bangsa. Hal itu ditujukan agar menjadi generasi salih dan salihah yang bermanfaat bagi Tanah Air.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang baik serta membangun semangat putra putri penerus bangsa. Untuk lebih giat belajar dalam upaya membangun negeri kita tercinta,” katanya dalam keterangan tersebut.

Widodo menegaskan, DPW FKAM DIY akan terus melakukan kegiatan amal selama bulan puasa ini. Kegiatan akan diisi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi orang banyak, terutama  bagi para generasi muda.

“Mari dukung mereka untuk meraih cita-cita dan membentuk akhlak yang mulia untuk bersama-sama membangun NKRI,” ujarnya.

Mengamalkan Islam dengan Edukasi Mencintai Sesama

Pasca pandemi COVID-19, jumlah anak yatim turut meningkat. Menurut Widodo, kehadiran mereka menuntut kepedulian kita untuk membuat anak-anak itu tetap ceria meski dalam keterbatasan.

Apalagi, lanjut Widodo, Islam mengajarkan agar kita menyayangi anak-anak yatim. Sebab menghardik mereka adalah salah satu ciri orang yang mendustakan agama.

“FKAM sebagai lembaga nirlaba dalam bidang filantropi tergerak untuk memanfaatkan momentum tersebut. Dengan berbagai kegiatan sosial, salah satunya dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan duafa,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat akan pentingnya persatuan dan kekompakan. Dalam hal peduli dan berbagi untuk sesama.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak dan para donatur yang menitipkan sebagian hartanya. Widodo berharap semua pihak yang terlibat dalam acara dan para donatur mendapatkan balasan yang lebih baik. (rel/fit)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply