Cegah Radikalisme, Yonif Raider Tanamkan Bela Negara di Tapal Batas

 Cegah Radikalisme, Yonif Raider Tanamkan Bela Negara di Tapal Batas

Dalam mencegah radikalisme dan terorisme, Yonif Raider selalu tanamkan bela negara di tapal batas yang ada di seluruh Indonesia

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ berikan pembekalan tentang bela negara untuk meningkatkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Dipimpin Serda Josua, Wadanpos Asumanu bersama anggota berikan pembekalan kepada 82 orang siswa-siswi SMPN Duamanu Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

“Generasi muda selaku generasi penerus Bangsa diwajibkan untuk turut serta dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengambil peran guna kemajuan Negara dan Bangsa,” kata Serda Josua dalam keterangan resminya, Rabu (4/3/2020).

Sementara itu, Dansatgas Letkol Inf Ikhsanudin mengatakan, tugas Binter Satnonkowil Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ dilakukan dalam berbagai bidang dan upaya guna mendukung setiap program pemerintah membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai macam permasalahan sosial yang timbul di wilayah perbatasan.

“Personel kami yang berada Pos Asumanu berupaya meningkatkan jiwa Nasionalisme dan rasa cinta tanah air dengan memberikan sosialisasai pembekalan tentang Bela Negara kepada siswa-siswi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Duamanu,” ungkap Letkol Inf Ikhsanudin.

“Melalui kegiatan pembekalan tentang Bela Negara ini kami berharap dapat memperkokoh jiwa Nasionalisme serta rasa cinta tanah air para siswa-siswi guna membentengi diri mereka dari pengaruh-pengaruh radikalisme serta lunturnya keyakinan terhadap Bangsa dan Negara,” imbuhnya.

Perlaksanaan kegiatan ini, tutur Ikhsanudin, berkat kerjasama bersama seluruh lapisan masyarakat dan koordinasi bersama Instansi terkait serta adanya permintaan dari pihak SMPN Duamanu untuk mengisi materi Kenegaraan kepada para siswa-siswi yang sedang menuntuk ilmu di kelas VII Dan VIII.

“Materi yang diberikan pada Kegiatan pembekalan Bela Negara tersebut antara lain tentang 4 pilar Kebangsaan, Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika serta toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Ikhsandin.

“Melalui kegiatan ini juga kami berharap dapat memperkuat kepercayaan diri para siswa-siswi dalam menangkal pengaruh-pengaruh negatif dari perkembangan jaman dan kemajuan teknologi saat ini,” imbuhnya. (AS/Hidayatuna.com)

Redaksi

Terkait

Leave a Reply